Apa Arti Dari Retargeting Ads?
Digital Marketing Depok - Tahukah Anda saat ini dunia pemasaran digital sudah sangat kompetitif, maka penerapan retargeting adalah kunci dari setiap usaha bisnis. Karena bisa menjadi strategi yang sangat efektif untuk memperbaiki tingkat konversi daripada yang sebelumnya.
Namun untuk sebagian orang yang masih belum begitu paham secara pasti, mungkin ia membutuhkan waktu untuk pemahaman dasar mengenai apa itu retargeting. Jika seperti ini kondisinya, maka penting untuk memahami dasarnya juga.
Mungkin akan banyak sekali pertanyaan mengenai "Bagaimana cara yang tepat untuk mempromosikan website sehingga menciptakan penjualan?" Maka jawabannya adalah lakukan retargeting ads.
Namun, apakah retargeting ads? Yaitu jenis iklan yang ditargetkan ulang pada audiens yang pernah mengunjungi website. Atau kata lain retargeting adalah strategi pemasaran digital yang bertujuan untuk menjangkau kembali dan menargetkan audiens yang telah mengunjungi situs web atau berinteraksi dengan merek Anda sebelumnya.

Jadi, audiens yang pernah mengunjungi website akan kembali melihat iklan website atau brand kamu meski mereka telah beralih ke website lainnya.
Menurut Digital Marketing Depok, dengan mengarahkan pelanggan untuk kembali ke website, maka akan berpeluang mendapatkan keuntungan dari transaksi yang mereka lakukan.
Saat pengunjung berinteraksi dengan situs web, sebuah tag atau kode retargeting (biasanya dalam bentuk pixel) ditempatkan di browser mereka. Tag ini memungkinkan Anda untuk “melacak” pengunjung tersebut saat mereka menjelajahi internet dan menampilkan iklan yang relevan kepada mereka di berbagai platform dan situs web yang mereka kunjungi.
Perlu diketahui bahwa sebanyak 97% audiens hanya mengunjungi situs website sekali dan tidak melakukan transaksi apa pun. Oleh sebab itu, sebagai pelaku bisnis perlu menerapkan retargeting ads sehinga mereka kembali mengunjungi website untuk mendorong pembelian.
Selain menarik pelanggan untuk melakukan transaksi di website, retargeting ads juga bisa meningkatkan brand awareness dan meningkatkan traffic.
Namun, harus diketahui jika retargeting berbeda dengan remarketing ya, namun keduanya memiliki tujuan yang sama, seperti :
- Menargetkan audiens yang telah mengunjungi situs dan menyadari merek
- Melibatkan dan menargetkan orang-orang yang paling memungkinkan melakukan pembelian
- Membantu membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan melalui kesadaran merek dan pengenalan
Sedangkan, perbedaan antara Retargeting vs Remarketing terletak pada taktik atau trik yang digunakan untuk mencapai tujuan ini.
Terutama pada Retargeting, ia akan menggunakan iklan berbayar untuk menargetkan audiens yang telah mengunjungi situs web atau profil media sosial Anda. Sementara itu, Remarketing menggunakan email untuk menargetkan orang-orang yang sudah melakukan bisnis dengan merek Anda.

Jenis Retargeting Ads
1. Pixel-Based Retargeting
Pixel-Based Retargeting merupakan jenis retargeting ads yang paling umum digunakan. Cara ini memungkinkan untuk menampilkan iklan kepada pengunjung situs web yang sifatnya anonim.
Jadi, ketika seseorang mengunjungi situs web dan halaman tertentu di dalamnya, cookie browser disimpan untuk menyimpan informasi ini. Kemudian cookie akan digunakan untuk menampilkan iklan kepada individu berdasarkan perilaku mereka sebelumnya di website dengan tujuan untuk menarik mereka kembali dan melakukan pembelian. Dengan pixel-based retargeting, iklan dapat dilihat segera setelah pengguna meninggalkan website.
2. List-Based Retargeting
List-based Retargeting adalah iklan penargetan ulang menggunakan email pelanggan. Jadi, diperlukan untuk memaksimalkan daftar kontak pelanggan yang dimiliki untuk meningkatkan penjualan.
Dalam hal ini, bisa mengunggah daftar email pelanggan saat membuat campaign di media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Nantinya, platform penyedia iklan tersebut akan melakukan retargeting pada pelanggan berdasarkan alamat email yang telah dicantumkan.
Keuntungan menerapkan retargeting ads menurut Digital Marketing Depok, yaitu :
1. Menciptakan Brand Awareness
Dengan retargeting ads, maka bisa menciptakan brand awareness. Karena, pelanggan akan melihat nama brand, logo, konten, hingga slogan yang sama berulang kali.
Oleh karena itu, menayangkan iklan pada audiens akan memberikan kesan atau pengalaman di benak mereka. Meski retargeting ads tidak selalu berujung pada transaksi pembelian, tetapi iklan yang ditayangkan bisa meninggalkan ingatan kuat bagi audiens. Jadi, bisa saja mereka akan kembali mengunjungi website kamu dan melakukan transaksi di kemudian hari.
2. Menghemat Pengeluaran Iklan
Keuntungan pertama yang bisa didapatkan dengan menerapkan retargeting ads adalah bisa menghemat pengeluaran iklan. Dikarenakan hanya perlu menayangkan iklan pada audiens yang sudah pernah mengunjungi website kamu sehingga lebih potensial dalam melakukan transaksi. Jadi, tidak membuang biaya iklan pada audiens yang bukan menjadi target iklanmu.
3. Meningkatkan Penjualan
Menerapkan retargeting ads bisa membantu untuk meningkatkan penjualan toko online yang dimiliki. Dengan retargeting, pelanggan yang pernah mengunjungi website akan kembali dan menarik mereka untuk melakukan pembelian. Jadi tak hanya meningkatkan traffic website, tetapi juga dapat menciptakan peluang keuntungan yang lebih besar.
So, untuk informasi lebih detail silahkan kunjungi website kami di https://theconversion.com/
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Digital Marketing Tangerang- Influencer adalah seorang yang memilliki bagian penting dalam upaya ...
Artikel adalah salah satu sumber informasi terbaik yang bisa dimanfaatkan. ...
Menurut Jasa Digital Marketing Situs yang berfungsi optimal bisa menjadi strategi efektif untuk lebih unggul dari kompetitor ...