Cari Tahu Lebih Jauh Tentang Call To Action Dan Cara Membuatnya!

Tahukah kamu, salah satu teknik pemasaran yang cukup sering digunakan dalam dunia marketing adalah call to action?
Belakangan teknik call to action atau CTA lebih sering ditemui dalam dunia digital marketing, terlebih ketika kamu menggunakan website. Digital agency Jakarta, yakni TheConversion mengatakan, CTA merupakan elemen yang cukup penting dalam sebuah website yang tujuannya untuk melakukan penjualan.
Tapi sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan call to action itu sendiri dan apa saja manfaatnya?
Call To Action atau yang dikenal juga dengan istilah CTA meruapakan sebuah cara yang digunakan oleh penjual dengan tujuan agar konsumen melakukan apa yang mereka inginkan. TheConversion, salah satu digital agency Jakarta menjelaskan, dalam penggunaannya CTA bisa berupa gambar, text maupun ucapan yang nantinya bisa mendorong calon konsumen untuk melakukan action.
Dan yang dimaksud dengan action disini pun bisa beragam, contohnya :

- Follow Us!
- Kunjungi kami di
- Buy Now
- Berlangganan
- Download disini
Mengingat fungsinya yang sangat penting, maka penempatan CTA dalam sebuah website pun perlu diperhatikan dengan sangat baik. Pun begitu halnya dengan penggunaan kata-kata dalam CTA tersebut, kamu harus membuatnya semenarik mungkin.
Dalam penggunaannya sendiri, digital agency Jakarta, yakni TheConversion menyebutkan ada beberapa manfaat. Seperti :
- Menyederhanakan User Journey
Dengan adanya CTA, maka user bisa lebih cepat dalam memutuskan apa yang mereka inginkan. CTA sendiri bisa bertindak sebagai panduan untuk user ketika ingin melakukan action.
Cara ini juga bisa dilakukan untuk menghindari user yang bingung harus melakukan apa ketika mereka tertarik dengan suatu iklan.
- Menurunkan Bounce Rate
Masih berkaitan dengan user journey yang dibahas pada poin sebelumnya, ketika user mengalami kebingungan maka besar kemungkinan mereka akan langsung meninggalkan halaman website. Hal inilah yang menjad penyebab angka bounce rate meningkat tinggi.
Bounce rate yang tinggi tidak baik bagi sebuah website, karenanya, untuk menurunkan hal tersebut maka penggunaan CTA yang baik menjadi salah satu solusinya.
- Menambah Value Konten
Menurut digital agency Jakarta, yakni TheConversion, ketika kamu yakin dengan konten yang kamu buat, maka penggunaan call to action bisa menjadi salah satu cara untuk menambah value dari konten tersebut. Arinya, CTA merupakan salah satu cara untuk bisa meyakinkan konsumen.
- Meningkatkan Konversi
Ketika banyak calon konsumen yang berubah menjadi konsumen, maka hal tersebuta akan menjadi pertanda baik untuk langkah pemasaran yang dibuat. Dan penggunaan CTA bisa membantumu dalam mewujudkan hal tersebut.
Karena dengan penggunaan CTA yang baik, maka hal tersebut bisa membantumu dalam meningkatkan konversi marketing. Ingat, semakin tinggi konversi, maka akan semakin banyak juga leads, customer serta prospek yang bisa kamu dapatkan.
Ragam Jenis Call To Action

Dalam perkembangannya, penggunaan CTA semakin beragam, apalagi semakin banyak jenis call to action yang bisa digunakan saat ini. Dan berikut ini adalah beberapa jenis CTA yang banyak digunakan :
- Lead Generation
Lead sendiri merupakan sekelompok orang yang tertarik dengan apa yang kamu tawarkan. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan kemauan mereka untuk mengisi data yang dibutuhkan, seperti nomor handphone email dan lainnya.
- Formulir
Masih berhubungan untuk mendapatkan leads CTA jenis lainnya yang bisa kamu gunakan adalah tombol pengisian formulir. Dimana jenis CTA ini tidak jauh berbeda dengan lead generation, hanya saja data yang diisi biasanya lebih lengkap.
- Read More
Jenis CTA yang banyak digunakan selanjutnya adalah tombol Read More. CTA yang satu ini biasanya akan lebih sering kamu temukan pada website yang kontennya berisikan artikel.
Digital agency Jakarta, yakni TheConversion mengatakan, biasanya website hanya akan menampilkan cuplikan dari keseluruhan artikel. Jika user tertarik, maka mereka harus meng-klik tombol read more untuk membaca lebih lengkap,
Jenis CTA ini biasanya juga digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah traffic pada halaman website.
- Product Offering
Buy Now atau Download Now adalah jenis CTA untuk product offering. Biasanya jenis CTA ini bisa dengan mudah kamu temukan dalam iklan yang tujuannya menawarkan produk, seperti tujuan penggunaannya sendiri.
- Social Sharing
Selanjutnya adalah social sharing, dimana jenis CTA ini berkembang seiring dengan perkembangan sosial media yang semakin pesat belakangan ini. Tujuan dari penggunaannya sendiri adalah untuk membagikan konten yang menarik ke sosial media agar lebih banyak orang yang melihat konten menarik tersebut.
Share Now adalah salah satu contoh dari penggunaan jenis call to action ini. Untuk segi visualnya, biasanya CTA ini juga akan dilengkapi dengan logo dari sosial media yang digunakan untuk melakukan sharing.
- Lead Nurturning
TheConversion, salah satu digital agency di Jakarta menjelaskan, lead nurturning merupakan sekelompok lead yang belum melakukan action lebih lanjut. Seperti belum melakukan pembelian.
Biasanya lead ini masih belum yakin dengan produk yang kamu tawarkan. Dan salah satu CTA yang merupakan jenis in adalah Use Free Trial.
Tujuan penggunaannya adalah agar konsumen bisa mencoba produk atau menikmati pengalaman lebih dulu sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli.
- Promosi Acara
Penggunaannya bertujuan untuk melakukan promosi acara. Umumnya digunakan untuk mengajak lebih banyak orang untuk bergabung dengan acara tersebut.
Contoh jenis CTA ini adalah Join. Penggunaan CTA jenis ini biasanya akan digabungkan dengan pengisian formulir untuk mereka yang tertarik dengan cara tersebut.
Karena banyaknya manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan call to action, tentunya kamu tidak bisa membuatnya dengan asal-aslan. Untuk itu, berikut ini ada beberapa tips dari digital agency Jakarta, yakni TheConversion untuk membuat call to action yang baik serta beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam pembuatan CTA. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

- Gunakan Kata yang Tepat
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah pemilihan kata. Untuk itu, pilihlah kata-kata yang berisikan ajakan dan perintah yang kuat serta gunakan kata yang singkat dan jelas.
- Perhatikan Tata Letak
Selain memperhatikan penggunaan kata-kata yang tepat, pastikan juga CTA yang kamu buat terletak pada tempat yang mudah dilihat. Hal ini bertujuan untuk memastikan calon konsumen bisa menemukan call to action tersebut dengan mudah dan cepat.
- Orientasi Manfaat
Terakhir, pastikan jika CTA yang kamu buat juga memberikan manfaat untuk konsumen. Digital agency Jakarta, yakni TheConversion mengatakan, hal ini bertujuan untuk memastikan konsumen mau melakukan aksi yang kamu minta melalui call to action tersebut.
Jadi, seberapa pentingkah call to action untuk website?
Penggunaan call to action akan berpengaruh dengan SEO sebuah website. TheConversion, salah satu digital agency Jakarta menjelaskan, artinya semakin baik call to action dalam website, maka hl tersebut juga bisa membantu website untuk mendapatkan posisi yang lebih baik.
Jika kamu membutuhkan konsultasi lebih lanjut mengenai SEO dan strategi digital marketing lainnya, kunjungi www.theconversion.com dan dapatkan konsultasi gratis dari digital agency Jakarta, yakni TheConversion.
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Social Commerce adalah media sosial yang telah bertransformasi dan berkembang menjadi sebuah wadah interaktif untuk melakukan transaksi jual beli dengan lebih mudah dan praktis. ...
Tujuan branding dan marketing juga berbeda sehingga perlu dipahami juga terkait batasan-batasan yang ada di dalam branding maupun marketing ...
Afiliasi adalah suatu bentuk kerjasama bisnis di mana sebuah perusahaan atau organisasi mengiklankan produk atau layanan ...