Competitor Analysis: Pengertian, Tujuan & Strategi
Menurut Jasa Iklan Google Jakarta, competitor analysis adalah suatu strategi marketing atau cara yang bisa dilakukan untuk menganalisa, mengidentifikasi serta mengenali setiap aspek dari para kompetitor diluar sana.
Analisis bisa meliputi beberapa hal, contohnya seperti berikut ini :
- Target market
- Produk
- Harga
- Karakteristik
- Penjualan atau promosi
- Kelebihan dan kekurangan
- Values
- Packing
- Pelayanan
- Sistem bisnis
- Strategi marketing
- Kinerja
- Atau spek lainnya yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Dengan menganalisis maka Anda bisa mendapatkan insight, inovasi, menemukan potensi baru, hingga mengetahui kelemahan. Contohnya adalah ketika produk kompetitor memiliki kelemahan di kemasan yang kurang menarik. Setelah melakukan analisis kompetitor, maka Anda bisa mengembangkan kemasan produk Anda sendiri, agar hasilnya menjadi lebih baik daripada kompetitor.
Competitor analysis dilakukan untuk mempertahankan sebuah bisnis, serta mencari peluang yang membuat bisnis kita lebih kuat dan sulit untuk tersaingi. Hal ini menjadi penting untuk dilakukan, karena sekarang semakin banyak jumlah kompetitor yang ada di pasaran. Sebagai pebisnis, tentu tidak ingin kalah saing dengan kompetitor, bukan?
Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan competitor analysis dengan baik, agar bisnis bisa tetap bertahan dan terus berkembang. Menurut Jasa Iklan Google Jakarta, secara umum tujuan utama competitor analysis adalah untuk menentukan kekuatan sekaligus kelemahan kompetitor dan juga mencegah terjadinya ancaman persaingan kepada bisnis kita. Atau ada 2 aspek yaitu :
1. Mengenal pesaing
Melalui competitor analysis, Anda bisa memahami siapa saja yang bermain dipasar yang sama. Maka, dari sana Anda bisa mendapatkan wawasan yang sangat luas mengenai apa yang harus dilakukan, apa kelebihan dan kekurangan produk hingga mendapatkan ide bagaimana cara meniru keberhasilan mereka.
2. Menemukan peluang
Selain mengenali kompetitor, lewat analisis Anda juga bisa menemukan value yang belum disadari oleh kompetitor. Value ini bisa dijadikan kelebihan dari produk yang Anda jual. Selain produk Anda juga bisa memata-matai PR, calon mitra, distributor, pengecer, atau bahkan advokat.
Strategi
1. Menentukan Pesaing
Cara menentukan kompetitor ada dua jenis, yaitu kompetitor langsung dan tidak langsung.
- Kompetitor langsung, yaitu kompetitor yang menawarkan layanan atau produk yang sama atau mirip dengan apa yang ditawarkan.
- Kompetitor tidak langsung, yaitu para pesaing yang memiliki produk berbeda namun bermain di market yang sama dengan Anda.
Cara paling mudah untuk menemukan pesaing yaitu mengamati bisnis di sekitar Anda. Bisa secara langsung ataupun menggunakan internet. Atau menggunakan google search dan google maps. Anda cukup mengetikkan kata kunci produk, maka akan muncul daftar pesaing terdekat.
Di tahap awal, sebaiknya Anda fokus dulu pada kompetitor langsung agar tidak terlalu banyak membuang waktu dan biaya.
2. Melakukan Riset Pasar
Jika Anda sudah mengetahui siapa yang menjadi kompetitor bisnis, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memulai riset pasar secara mendalam. Agar lebih mudah untuk bisa membagikan proses riset menjadi dua kategori, yakni riset primer dan sekunder, untuk melacak data yang dibutuhkan.
Berikut adalah pembagian selengkapnya tentang riset pasar primer dan sekunder:
A. Riset Pasar Primer
- Membeli produk atau layanan milik kompetitor.
- Mewawancarai pelanggan yang menggunakan produk atau layanan kompetitor.
- Melakukan survei pelanggan secara online.
B. Riset Pasar Sekunder
- Menganalisis situs website milik kompetitor.
- Menganalisis situasi ekonomi sekarang ini.
- Mengidentifikasi perkembangan teknologi yang ada.
- Membaca prestasi perusahaan kamu dan kompetitor.
3. Mengenali Produk Kompetitor
Setelah menentukan pesaing, selanjutnya yaitu mendalami produk yang mereka tawarkan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan insight mengenai apa yang harus dilakukan kedepannya
4. Memahami Digital Marketing
Strategi digital marketing sangat efektif dan bisa mendistraksi kompetitor yang belum mengenal dunia digital. Trend di zaman sekarang sudah serba digital, maka sebaiknya Anda waspada dan selalu mengamati kompetitor di dunia online. Misalnya di media sosial Instagram, Twitter, Youtube, Facebook yang mereka miliki. Selain media sosial, perhatikan apakah mereka memiliki blog yang menguasai internet?
Biasanya bisnis era sekarang juga mengandalkan SEO atau Search Engine Optimization. Amati setiap peluang dan terapkan pada bisnis atau produk yang dimiliki. Buat produk dan layanan Anda paling unggul dan bersaing agar mendapatkan hati calon pelanggan.
Competitor analysis tidak hanya dilakukan sekali, melainkan harus dilakukan secara berkala karena pasar akan terus berubah dan kompetitor akan terus bertambah.
Untuk membantu mengembangkan bisnis Anda, maka Anda bisa bekerja sama dengan Jasa Iklan Google Jakarta atau silahkan lihat update terbaru kami di @tconversion.
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Iklan online menjadi pilihan bagi para pebisnis untuk mendapatkan target pasar yang lebih luas. The Conversion adalah jasa iklan yang tepat. ...
Semakin banyaknya pengguna internet menyebabkan banyak orang mulai belajar sendiri bagaimana cara kerja SEO ...
Insight Instagram adalah fitur untuk membantu mengetahui performa konten yang kamu unggah di dalamnya. ...

