Loading

Ingin Membuat Brand Viral TANPA MODAL? Ini STRATEGINYA!
26-08-2021 by Author

 

Di era Pendemi Covid-19, masyarakat dihimbau untuk lebih banyak tinggal, bekerja, bisnis di rumah. Dalam kondisi seperti ini, kita harus bisa memutar otak untuk memulai bisnis online. Dalam bisnis online tersebut, ada banyak sekali strategi yang harus kita ketahui. Pada artikel ini, Tim Digital Agency Tangerang akan memberikan cara, bagaimana membuat brand viral tanpa modal. Ada salah satu strategi bisnis membuat brand viral bernama Riding the Wave.

Untuk memahami istilah “riding the wave” atau “menunggang gelombang”, kita dapat membayangkan seorang peselancar yang memanfaatkan ombak untuk mencapai tujuan. Semakin besar ombak, maka akan semakin besar pula dampak yang diberikan jika dapat dimanfaatkan dengan baik. Kunci suksesnya adalah dengan tidak melawan atau menaklukkan ombak secara frontal, tetapi mencari cara yang tepat untuk memanfaatkan energi ombak tersebut.

Dalam hal ini, jika diimplementasikan ke dalam dunia bisnis, hal ini berarti pelaku bisnis memanfaatkan isu yang sedang ramai dibicarakan oleh masyarakat luas sebagai strategi pemasaran bagi bisnisnya. Namun, dalam penggunaannya, isu tersebut perlu terlebih dahulu ditelaah dan dimodifikasi agar lebih cocok dengan identitas bisnis tersebut.

Lantas, bagaimana penggunaan dan manfaat strategi Riding the Wave? Sebenarnya, strategi ini bukanlah suatu konsep baru yang asing. Berbagai perusahaan telah mengimplementasikan strategi ini dalam berbagai kesempatan. Dalam pemanfaatannya, pelaku usaha perlu berpikir cepat dan strategis agar dapat mengejar momentum sebelum gelombang tersebut telanjur lewat.

Sebagai contoh, kasus Eiger mengirimkan “surat keberatan” kepada video YouTube milik Duniadian telah dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku bisnis lain, salah satunya Arei Outdoor Gear yang juga menjual produk kegiatan mendaki gunung, berkemah, dan panjat tebing. Pada akun Instagramnya, Arei Outdoor Gear mengunggah “surat keringanan” berisi ajakan kepada masyarakat untuk memberikan ulasan kepada produk-produknya secara bebas, tanpa batasan penggunaan kamera, tema, hingga lokasi. Unggahan Arei Outdoor Gear ini berhasil mendapatkan 91.835 likes dan 11.862 komentar.

Selain bisnis yang menjual produk serupa, pelaku bisnis pakaian, Prepp Studio juga memanfaatkan gelombang ini dengan cara membuat “surat dukungan” yang ditujukan kepada pemilik kanal YouTube duniadian. Surat tersebut berisi keinginan Prepp Studio untuk memberi seperangkat alat perekam video berupa kamera, lensa, microphone, dan memory card kepada pemilik kanal tersebut. Niat baik ini tentu saja mendapatkan respons positif dari masyarakat dan berhasil menaikkan citra Prepp Studio. Para pelaku bisnis lain, mulai dari bisnis kamera, studio, hingga perhiasan pun mengikuti unggahan yang serupa dan memanfaatkan gelombang ini dengan caranya masing-masing.

Dalam pemanfaatan dan penggunaan strategi pemasaran riding the wave ini diperlukan sikap cepat tanggap untuk selalu up to date mengenai berbagai macam isu yang sedang ramai diperbincangkan, terutama di media sosial. Maka dari itu, manfaatkan media sosial sebaik mungkin agar dapat merasakan dampak yang positif.

 


Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu


29 January 2024

Sebagai platform yang memanjakan pengguna dengan beragam jenis konten, TikTok menawarkan dua opsi utama, yakni konten video dan konten carousel. ...

by Author
15 July 2024

Messenger ini pada awalnya hanya fitur yang disediakan oleh facebook bagi pengguna facebook untuk berkomunikasi antara para penggunanya. ...

by Author
25 July 2024

Apa yang dilakukan seorang manajer media sosial, selain menggulir ponsel mereka sepanjang hari? ...

by Author