Menjaga Pelanggan Dengan Strategi Retensi Email! Simak Disini
Dalam bisnis, mempersiapkan produk dengan baik merupakan hal yang penting. Akan tetapi ada aspek lainnya yang tidak kalah penting, yakni memilih strategi marketing. Saat ini, ada banyak strategi marketing yang dapat Anda pilih sesuai dengan keperluan produk barang dan jasa yang akan Anda jual.
Penggunaan strategi marketing diharapkan dapat menjangkau pelanggan atau pasar yang baru, agar produk bisnis semakin berkembang dan maju. Keberadaan pelanggan-pelanggan yang baru memang penting, namun bukan berarti fokus kita hanya kepada ‘bagaimana cara menjangkau pelanggan yang baru’ saja, melainkan harus balance dalam menjaga pelanggan yang lama.
Dari sekian banyak strategi yang dapat digunakan untuk mempertahankan pelanggan setia Anda, kali ini The Conversion akan membahas strategi email marketing yaitu retention email. Secara singkat strategi retention email adalah cara untuk menjaga pelanggan yang sudah ada (yang setidaknya sudah membeli produk atau menggunakan jasa kita 1x). Anda pasti familiar dengan newsletter, bukan?
Dalam newsletter, pelanggan akan menerima informasi-informasi penting mengenai produk terbaru, layanan yang bisa didapatkan oleh pelanggan dan yang lainnya. Newsletter yang pernah Anda terima pada email pribadi Anda adalah salah satu contoh yang bisa menggambarkan apa itu retention email.
Strategi yang satu ini tidak dapat dipandang sebelah mata, meskipun banyak strategi marketing yang dapat dijalankan, penggunaan email marketing memberikan dampak yang sangat signifikan untuk meningkatkan penjualan dan untuk membuat pelanggan yang sudah ada tetap bertahan pada brand Anda. Kegiatan ini biasa disebut dengan customer retention.
Untuk lebih jelas dan paham mengenai strategi customer retention dan mengapa strategi ini membawa dampak yang signifikan, langsung saja perhatikan penjelasan di bawah ini.
Apa Itu Customer Retention?
Customer Retention adalah suatu tindakan atau usaha yang dilakukan untuk menjaga pelanggan setia Anda supaya tidak pergi dan membuat pelanggan yang sudah pergi kembali. Usaha ini perlu dilakukan mengingat banyaknya brand-brand kompetitor lain yang juga berusaha mencari pelanggan atau bahkan berusaha menarik pelanggan tetap kita. Jika hal ini terjadi, maka customer retention berguna untuk mempertahankan pelanggan atau customer sebanyak mungkin agar tetap bertahan dengan brand Anda.
Cara mempertahankan customer bisa dilakukan dengan banyak cara, namun salah satu yang paling efektif adalah dengan strategi email marketing atau biasa disebut dengan retention email.
Apa Itu Retention Email?
Retention email adalah pesan yang berisi informasi penting yang digunakan untuk membuat pelanggan menggunakan brand perusahaan mereka serta untuk menjaga hubungan yang ada di antara keduanya. Dengan mengirimkan email ini diharapkan pelanggan yang sudah ada akan melakukan pembelian ulang dari produk tersebut.
Pada kenyataannya strategi ini justru sangat efektif melihat kenaikan penjualan sampai 125%, karena pelanggan yang melakukan pembelian ulang akan cenderung mengeluarkan uang yang lebih banyak dari sebelumnya. Retention email ini sangat cocok digunakan bagi bisnis Anda yang sudah memiliki banyak pelanggan tetap.
Setiap email yang dikirimkan kepada pelanggan adalah cara untuk terus melakukan follow-up terhadap produk Anda. Jadi apa saja tipe yang ada di dalam retention email? Berikut penjelasannya.
Manfaat Retention Email
Untuk lebih meyakinkan Anda dalam penggunaan retention email, coba perhatikan beberapa manfaat yang dihasilkan dalam penggunaanya terhadap bisnis Anda.
1. Menjaga Hubungan Dengan Pelanggan
Salah satu tujuan utama retention email adalah untuk menjaga hubungan antara pelanggan dengan brand Anda. Dengan mengirimkan jenis-jenis email seperti di atas, diharapkan pelanggan tetap merasa diperhatikan dan tetap bertahan pada brand Anda.
Bahkan jika ada layanan yang dirasa kurang oleh pelanggan, email pengingat dan survei sebagai Call To Action atau CTA akan membantu Anda untuk mendapatkan hati pelanggan kembali.
2. Meningkatkan Penjualan
Seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa pelanggan yang sudah pernah membeli produk Anda akan memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk kembali membeli produk Anda. Oleh karena itu, memberikan informasi mengenai produk-produk terbaru dan informasi update produk yang pernah mereka beli akan memiliki kemungkinan bahwa para pelanggan Anda akan membeli produk Anda kembali.
Marketing metrics mencatat bahwa ada kemungkinan sebesar 60-70% bagi pelanggan yang sudah pernah membeli produk, akan kembali membeli produk Anda. Ini berarti peningkatan penjualan melalui retention email dapat diandalkan.
3. Meningkatkan Awareness
Dengan memberitahukan informasi mengenai produk-produk Anda, hal ini dapat meningkatkan awareness kepada pelanggan. Informasi yang dikirimkan akan lebih lengkap jika Anda menambahkan produk yang cocok dengan produk yang pernah pelanggan Anda beli sebelumnya.
Menggunakan cara ini akan membuat mereka membeli produk yang Anda kirimkan lewat email. Cara ini biasa disebut juga dengan cross-selling email. Perlu diingat, saat Anda memberikan informasi mengenai produk-produk Anda, sampaikanlah dengan cara yang halus dan tidak terkesan jualan tapi buatlah informasi yang Anda kirimkan menjadi suatu keuntungan yang besar bagi mereka yang akan membacanya.
Saat ini soft selling sering kali lebih efektif untuk digunakan daripada hard selling. Jadi pastikan bahwa apa yang Anda sampaikan memiliki alur yang enak dibaca dan menunjukkan keuntungan pelanggan semata-mata.
Baca Juga : Untung 100x Lipat dengan Promosi Digita by The Conversion
Menggunakan retention email untuk menjaga hubungan dengan pelanggan agar mereka tetap setia pada brand Anda merupakan strategi yang sangat penting. Selain menjaga pelanggan Anda dengan memberikan banyak informasi dan pelayanan dari email yang Anda kirimkan, retention email juga membawa keuntungan dengan peningkatan penjualan yang terbukti lebih besar daripada strategi marketing lainnya. Setelah mengetahui penjelasan dari The Conversion, kamu tidak bisa menyepelekan strategi ini. Selamat mencoba ya!
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Google Cendekia atau Google Scholar adalah layanan pencari jurnal milik Google, yang berisi banyak disiplin ilmu ...
Dunia digital marketing terus berkembang pesat, mengikuti tren dan teknologi terbaru. Hal ini membuat bisnis perlu terus berinovasi dan beradaptasi agar dapat tetap relevan dan bersaing. ...
Facebook Pixel adalah kode yang dipasang pada situs web untuk mengukur dan mengoptimalkan audience insight Facebook. ...