Sangat Rahasia! Inilah Cara Mempelajari Semantic Search
Semantic Search adalah proses pengambilan informasi yang digunakan oleh mesin pencari untuk memberikan hasil pencarian yang paling relevan. Jadi, menurut Digital Marketing Depok semantic search ini berfokus pada apa makna di balik permintaan dalam pencarian kata kunci yang diketikkan pengguna di pencarian. Istilah semantic berasal dari keilmuan linguistik yang disebut semantik dan berkaitan dengan studi tentang suatu makna.
Berikut Digital Marketing Depok akan menyampaikan pentingnya mempelajari cara semantic search bekerja.
- Pengguna seringkali tidak menggunakan bahasa yang sama dengan Konten yang diinginkan. Terkadang saat pengguna menuliskan sebuah kata kunci di bilah pencarian, kata kunci tersebut seperti memiliki makna ganda, sehingga hal ini akan memunculkan banyak hasil penelusuran. Contohnya, kamu mendengar lagu di sebuah aplikasi musik dan tidak mengenali judul maupun penyanyinya. Maka yang kemungkinan besar akan kamu lakukan adalah mencari penggalan lirik yang kamu dengar di Google hingga akhirnya menemukannya. Algoritma mesin pencari bekerja menangani permintaan pencarian kata kunci acak tersebut dengan mencocokkannya pada konten dalam indeks yang terdapat di database.
- Banyak pencarian informasi dengan maksud ambigu. Menurut Digital Marketing Depok sekitar 40% kata bahasa inggris yang memiliki makna lebih dari satu. Istilah ini dikenal dengan polisemi. Polisemi menjadi hal yang perlu dioptimalkan pada semantic search ini. Contohnya, jika kamu mengetikan kata python yang maksudnya adalah bahasa pemrograman Python, maka akan muncul berbagai hasil pencarian lain. Seperti ular phython, bahasa pemrograman Python dan lain sebagainya.
Apa Itu Python?
Lalu yang menjadi permasalahan adalah bahwa kata-kata jarang memiliki arti yang pasti tanpa sebuah konteks yang jelas. Jadi di dalam semantic search, konteks menjadi hal yang sangat penting. Semantic search akan membawa ke sebuah jawaban yang dimaksudkan pengguna.
- Kebutuhan untuk Memahami Hierarki Lexical dan Relasi Entitas. Inilah cara Google dalam memahami maksud dari pencarian kata kunci tersebut Memahami kata kunci “partner” yang bisa berarti istri/pasangan/suami/pacar/istri.
Memahami bahwa Obi-Wan muncul di berbagai film dan serial yang diperankan oleh aktor-aktor yang berbeda. Lalu menampilkan di tampilan pencarian yang mencerminkan tentang “obi-wan”.
Lalu sekarang apa yang dimaksud lexical hirarki dan relasi entitas ?
Lexical hirarki adalah menggambarkan hubungan antar kata. Jika diambil dari contoh di atas, kata partner adalah superordinat yang menerangkan kepada istri, pacar, pasangan.
Relasi Entitas adalah karakter pada film dan serial yaitu Obi-Wan, orang dengan pekerjaan tertentu yaitu Aktor, dan orang yang terkait dengan mereka yaitu Partner.
- Kebutuhan untuk Memahami Minat dan Tren. Mari kembali ke contoh soal “python”. Jika mencari kata ini, kita memang mendapatkan semua hasil yang berhubungan dengan bahasa pemrograman. Google menggunakan data terbatas bersamaan dengan riwayat pencarian kamu untuk memberikan hasil pencarian yang lebih akurat.
Lalu, bagaimana teknologi Google berperan dalam Semantic Search? Berikut Digital Marketing Depok sampaikan dalam empat poin penting :
Google terus mendorong pembaruan algoritma dan teknologi yang semakin meningkatkan kemampuannya dalam memahami bahasa alami dan maksud di penelusuran. Berikut empat hal yang menjadikan perkembangan pada semantic search :
Knowledge Graph
Google Knowledge Graph dirilis pada tahun 2012 sebagai basis pengetahuan tentang entitas dan hubungan di antara mereka. Singkatnya, ini adalah teknologi yang memulai dan memungkinkan peralihan dari pencocokan kata kunci ke pencocokan semantik. Ada dua metode utama yang mempengaruhi Knowledge Graph yaitu struktur data dan Ekstraksi Entitas pada text Pada poin kedua, mesin pencari perlu memahami bahasa secara alami. Saat itulah, algoritmanya mulai bekerja.
Humming Bird
Kembali ke tahun 2013, Google meluncurkan algoritma pencarian yang disebut Hummingbird untuk memberikan hasil pencarian yang lebih baik. Algoritma ini dapat membantu menangani permintaan pencarian kata kunci yang memiliki tingkat kerumitan yang kompleks. Menurut Digital Marketing Depok Hummingbird adalah pembaruan yang menekankan arti dari kueri penelusuran atas kata kunci individual.
RankBrain
Algoritma RankBrain dibuat untuk memecahkan permasalahan dalam LSI atau Latent Semantic Indexing. Latent semantic indexing adalah sebuah cara bagi mesin pencari dalam memahami maksud dan isi dari konten website itu sendiri. Google RankBrain didukung oleh teknologi yang jauh lebih unggul dari LSI. RankBrain memahami arti kata dan frasa yang bahkan tidak dikenal dengan menggunakan algoritma machine learning yang canggih.
BERT
BERT atau Bidirectional Encoder Representations from Transformers adalah cara kerja semantic search yang mengalami peningkatan yang besar. BERT meningkatkan pemahaman tentang kalimat dan kueri yang panjang dan kompleks. Hal ini menjadi solusi untuk mengatasi ambiguitas karena berusaha memahami konteks kata dengan lebih baik.
Itulah tadi ulasan yang dapat Digital Marketing Depok sampaikan mengenai pentingnya mempelajari semantic search. Untuk informasi pakar SEO dan ilmu digital marketing, kamu bisa mengubungi kami di nomor 081294795042
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Direct marketing adalah suatu teknik pemasaran yang melakukan komunikasi langsung kepada pelanggan dengan memperkenalkan produk atau layanan anda tanpa melalui media iklan ...
Google Docs atau yang biasa disebut Gdocs memiliki banyak fitur seperti layaknya Microsoft Word ...
Website pemasaran merupakan teknik penjualan digital yang perlu digunakan untuk berbsinis. ...