Loading

Strategi Membangun Brand Image
30-06-2023 by Author

Tahukah kamu jika perusahaan harus mengetahui cara meningkatkan brand image dalam proses pemasarannya. Menurut Digital Marketing Kalimantan, brand image yang terbentuk dengan baik akan meningkatkan banyak kepercayaan (trust) dari target pasar. Rasa trust tersebut membuat target pasar akhirnya memutuskan untuk membeli dan menggunakan produk tersebut. Target pasar cenderung memilih produk yang berasal dari brand yang familiar atau sering didengar. Alasannya sederhana, mereka mempercayai brand tersebut sehingga terus menggunakan produknya. Brand yang baru berdiri mampu memiliki banyak konsumen karena kuatnya image atau citra yang dibawakan.

Sebelum lebih jauh, tahukah kamu arti dari brand image dari sebuah perusahaan?

Brand image adalah citra merek atau representasi perusahaan di masyarakat. Apa yang konsumen atau target pasar pikir atau persepsikan saat mendengar suatu brand, itulah yang disebut brand image. Persepsi itu datang saat target pasar berinteraksi dengan brand lewat pesan yang disampaikan dan identitas yang dibawakan.

Teori Brand Image: Pengertian, Komponen, dan Manfaat - GreatNusa

Brand image sendiri merupakan rangkaian fitur yang membuat suatu merek atau perusahaan terbilang ‘unik’ dari kompetitor. Konsumen atau target pasar akan menilai sebuah merek lebih unik atau berbeda dari kompetitor karena ada fitur spesial atau berbeda di dalam produknya. Contohnya seperti bentuk kemasan, pelayanan produk, bahkan proses pengemasan sendiri bisa menjadi pembangun brand image yang kuat di mata konsumen.

Menurut Digital Marketing Kalimantan, brand image dalam benak konsumen tidak selalu sama, bisa juga berubah-ubah. Peningkatan citra merek ini bisa dilakukan lewat langkah-langkah pemasaran, seperti iklan, promosi penjualan, word of mouth, dan lain-lain.

Banyak yang salah paham mengenai brand image yang selalu dianggap mengenai logo atau aspek visual sebuah merek. Padahal, aspek visual seperti logo, pesan, kemasan produk, tipografi tulisan, dan lain-lain merupakan brand identity. Brand identity hadir untuk memperkuat brand image, itu pun harus dikembangkan secara konsisten agar konsumen merasa familiar terhadap merek yang dibawakan.

Menurut Digital Marketing Kalimantan, kekuatan dari sebuha citra merek yang direpresentasikan bisa mendatangkan konsumen potensial untuk menggunakan produknya. Banyak bisnis yang menawarkan produk yang sama, tapi konsumen akan memilih produk yang memiliki brand image kuat karena bisa dipercaya.

Menurut Digital Marketing Kalimantan, memperkuat brand image dari sebuah perusahaan sebenarnya tidak sulit, hanya membutuhkan banyak proses yang harus dikerjakan di dalamnya. Poin utama dari brand image yakni cara audiens mempersepsikan sebuah merek. Oleh karena itu, proses membangun brand image juga melibatkan riset target audiens yang ingin dituju.

Meski berfokus pada persepsi audiens, brand image sebaiknya dibuat selaras dengan tujuan perusahaan atau bisnis. Citra merek sendiri menjadi alat komunikasi kepada masyarakat mengenai visi yang ingin dicapai. Lewat pesan yang disampaikan, masyarakat bisa mengetahui tujuan bisnis tersebut hadir serta solusi yang bisa diberikan.
Mengenal Arti Brand & Branding - INFOBRAND.ID

Berikut cara efektif untuk meningkatkan brand image menurut Digital Marketing Kalimantan, yaitu :

1. Kenali Bisnis Sendiri
Bisnis yang memiliki brand image kuat dipastikan sudah mengenal value proposition-nya seperti visi, misi, tujuan, SWOT bisnis, dan semacamnya. Hal ini bertujuan untuk alat bantu sebuah bisnis dalam membentuk brand image yang solid di mata konsumen. Value proposition merupakan hal unik yang membuat sebuah bisnis berbeda dari kompetitornya. Misi dan tujuan yang kuat juga akan membuat brand personality bisnis menjadi lebih mudah dikenali. Melakukan analisis SWOT terhadap bisnis yang dibangun juga menguntungkan karena menjadi alat bantu untuk mengenal bisnis lebih dalam.
 

2. Bangun Identitas Visual
Setelah mempelajari lebih dalam mengenai target pasar dan bisnis yang dijalankan, mulailah membangun identitas visual yang ingin dibawakan. Ideologi bisnis yang sudah dipahami akan membantu membuat identitas visual yang ingin dibawakan, seperti logo, kemasan produk, desain website, hingga kemasan pengirimannya. Untuk iklannya, bangun pula pesan yang ingin dibawakan sesuai identitas bisnis dan hasil riset pasar yang telah dibuat. Jaga kekonsistenan dalam membuat identitas visual agar lebih mudah dikenal. Bisnis juga boleh bersifat fleksibel terhadap brand identity yang dibangun sesuai platform atau saluran promosinya. Kunci utamanya adalah jangan mengubah identitas awal sebuah brand yang ingin dibawakan.
 

3. Kenali Target Audiens Bisnis
Satu hal yang penting dalam membangun brand image adalah bagaimana pesannya bisa diterima oleh target audiens. Mulailah melakukan riset pasar untuk mengenal target audiens bisnis lebih mendalam. Cari tahu apa pain point atau masalah target audiens, kemudian berikan pesan bahwa produk atau bisnis hadir sebagai solusinya.
Sebagus apapun pesan yang disampaikan, semuanya akan sia-sia jika tidak berhasil mengekspos masalah dan solusi tersebut. Brand image harus menjadi sarana untuk mengomunikasikan pemecahan masalah yang dihadapi oleh target audiens. Jadi, lakukan riset pasar untuk mengetahui apa yang mereka cari dari sebuah produk.

So, untuk informasi lainnya silahkan klik disini.

 


Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu


21 April 2022

Menggunakan inovasi baru untuk menghadapi persaingan pasar ternyata cukup efektif untuk menenangkan pasar yang ada. ...

by Author
28 May 2024

Pada tahun 2021, Facebook Inc. berganti nama menjadi Meta untuk mencerminkan fokus pada pengembangan metaverse, dan ruang virtual ...

by Author
28 February 2022

VPS Windows adalah jenis server virtual yang berfungsi untuk menyimpan file dan data pada website ...

by Author