Sudahkah Perusahaanmu Memiliki Design Guidelines?
Panduan merek atau design guidelines adalah sebuah pedoman yang digunakan untuk membuat branding produk lebih efektif di mata konsumen. Hal ini, benar – benar sangat membantu pebisnis dalam menyusun rencana perkenalan perusahaan maupun produk kepada public.
Hal ini merupakan usaha pebisnis membangun citra yang baik bagi bisnisnya di hadapan para konsumen. Ketika citra positif ini telah terbangun, maka dengan sendirinya lebih mudah bagi perusahaan untuk memasarkan produk dan melakukan berbagai strategi promosi.
Terutama untuk kamu yang baru terjun ke dunia bisnis, bersaing dengan kompetitor dari berbagai sisi tentu bukan perkara mudah. Butuh kematangan untuk melakukan setiap langkah dan mengambil keputusan supaya keuntungan dari berbisnis sifatnya bisa timeless atau tanpa batas waktu.
Maka dari itu, dalam kesempatan kali ini, Digital Agency Jakarta sudah merangkum mengenai design guidelines ini, bagi kamu yang sedang membangun bisnis wajib banget baca artikel satu ini. Simak terus sampai habis ya.
Apa Itu Design Guidelines?
Pengertian dari pembahasan kali ini adalah pedoman desain atau arahan kepada desainer grafis untuk menciptakan merek terkait logo dan sebagainya. Pedoman membantu pekerja kreatif mengembangkan ide sesuai dengan ideologi bisnis tersebut.
Pedoman ini yang nantinya akan menjadi tolak ukur pembuatan konten digital. Jadi, peran design guidelines ini bukan hanya memandu desainer grafis, namun juga content creator, pengembang web serta tim pemasaran digital maupun konvensional.
Sederhananya design guidelines adalah panduan secara menyeluruh terkait seperti apa brand akan ditampilkan ke hadapan khalayak. Upaya tersebut merupakan kerja sama tim, dari pemberi ide desain sampai dengan pekerja lapangan.
Contohnya adalah ketika suatu brand memiliki ciri khas warna-warna berani dan menyala. Maka selanjutnya setiap tindakan desainer, marketing, dan pembuat konten harus mengarah pada warna-warna berani tersebut.
Sebuah bisnis memang dipaksa untuk harus memiliki ciri khas, dimana implementasi design tersebut harus konsisten dipegang setiap waktu. Dengan konsistensi tersebut, lebih mudah bagi publik untuk mengingat brand tersebut. Selain itu juga agar dapat bersaing dengan brand kompetitor lainnya.
Tidak mentah - mentah hanya agar terlihat unik dan menarik, pedoman desain juga memiliki beberapa elemen penting yang harus banget kamu ketahui, berikut ini adalah elemen yang sudah Digital Agency Jakarta rangkum untuk kamu :
Elemen Yang Wajib Ada Pada Design Guidelines
- Komposisi warna, dimana biasanya ada dua pilihan warna, pertama warna primer untuk pembuatan logo. Kedua, warna sekunder untuk pembuatan website, banner, brosur, dan juga standing banner pada saat ada acara.
- Tipografi penulisan atau teks termasuk ke dalam design guidelines yang jadi ciri khas bisnis, termasuk salah satunya ukuran serta jenis fontnya.
- Desain logo meliputi warna latar belakang, batas serta ukuran, serta tipe logo yang akan digunakan.
- Imagery adalah citra bisnis yang ingin ditampilkan kepada khalayak ramai. Contoh imagery ini dapat berupa foto, watermark, dan juga ikon.
- Brand tone atau rangkaian kata pilihan dengan penyampaian khusus sehingga lebih mudah untuk perusahaan melakukan branding kepada masyarakat luas.
- Unsur terakhir adalah style media sosial, dimana pembuatan konten harus sesuai pedoman awal.
Kamu juga harus mengingat ini, sebuah pembentukan pedoman desain bukan hanya untuk formalitas, namun harus ada outline dari pembentukan tersebut. Contohnya, para pekerja harus paham apa makna dari semua rencana yang dikembangkan dari waktu ke waktu secara detail dan tepat.
Manfaat Design Guidelines yang Dirasakan
Setelah mengetahui apa itu brand guidelines, kamu pasti bertanya-tanya mengenai apa saja manfaat dari pedoman desain yang langkahnya tidak mudah itu?
Dalam sebuah bisnis, tentu pedoman desain ini memberikan banyak manfaat, diantaranya:
1. Menjadi Standar Bisnis
Ketika ingin memulai dan nantinya memperbesar bisnis, setiap orang memiliki standar terkait bisnisnya. Standar itu yang menjadi rules atau aturan dan batasan bertindak.
Batasan yang dimaksud disini adalah kiblatnya bisnis yang dijalankan. Bisa dikatakan juga sebagai ideologi dimana menjadi pakem untuk bertindak atau tidak bertindak sesuatu. Semakin banyak orang paham, pengembangan usaha tidak akan melenceng.
2. Membuat Brand Menjadi Lebih Mudah Diingat
Ketika sebuah usaha memiliki ciri khas tertentu, meskipun digempur persaingan dari produk serupa, akan mampu bertahan berkat keunikannya. Contoh, strategi brand awareness melalui slogan dan juga jingle dapat menjadi nilai tambah bagi sebuah produk.
Ambil saja contoh dari Indomie sebagai salah satu produk mie instan yang sudah melegenda hingga saat ini. Meskipun saat ini muncul produk saingan dengan dalih sehat dan tanpa pengawet, penggemar Indomie selalu ada di mana saja.
Bahkan saking berhasilnya Indomie, sampai secara tidak sadar orang mempromosikan brand tanpa dibayar. Contoh, adanya Warmindo merupakan singkatan Warung Makan Indomie, tidak menyebut merk mie lain. Keberhasilan branding ini merupakan bukti dari design guidelines yang efektif.
Kamu juga bisa berkonsultasi dan bekerjasama dengan Digital Agency Jakarta untuk membantu kamu meningkatkan dan mengembangkan bisnis yang kamu miliki melalui sarana digital, hubungi The Conversion - 08129479504
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Live streaming salah satu teknik jualan yang cukup efektif. Anda bisa melakukan live streaming untuk meningkatkan penjualan bisnis Anda. ...
Visual branding adalah suatu konsep yang melibatkan penggunaan elemen visual, seperti logo, warna, tipografi, gambar, dan desain. ...
Ditengah perkembangan dunia digital serta teknologi seperti saat ini, ada banyak bidang pekerjaan baru yang bermunculan. ...