Aspek Kreatif Untuk Konten Thumbs Stopping Apa Saja?
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan ketika menjalankan strategi digital marketing adalah membuat konten yang kreatif. Terlebih di tengah era digital saat ini, brand dan konten kreatif tidak bisa lagi dipisahkan dan keduanya menjadi salah satu faktor yang mendukung kesuksesan sebuah brand bisnis.
TheConversion, salah satu digital agency di Jakarta menjelaskan, dari sisi visual konten kreatif memegang peran yang krusial dan powerful untuk sebuah brand. Mulai dari sisi brand awareness hingga sales. Terlebih jika kamu bisa membuat konten kreatif yang thumbs stopping.
Apa itu konten kreatif yang thumbs stopping?
Jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, thumbs stopping artinya 'menghentikan jempol' dan bisa dijelaskan secara singkat, konten kreatif yang thumbs stopping adalah konten kreatif yang dapat menghentikan jempolmu saat scrolling.
Dan menurut The New York Times, thumbs stopping content adalah konten online yang dibuat khusus untuk perangkat seluler dan mampu menarik perhatian seseorang untuk menghentikannya dari kegiatan scrolling. Digital agency Jakarta, yakni TheConversion menyebutkan beberapa contoh brand yang memiliki konten thumbs stopping, yakni Spotify, Oreo dan ASOS.
Melalui konten-kontennya, ketiga brand ini telah mempromosikan brand mereka sebagai layanan maupun produk yang membantu pengguna dengan materi konten yang thumbs stopping.
Lalu apa saja manfaat memiliki konten kreatif yang thumbs stopping?
Persaingan konten kreatif yang semakin ketat belakangan ini memang membuat kamu harus bersaing dengan ribuan, bahkan jutaan konten kreatif lainnya hanya untuk menarik perhatian audiens. Hal ini baru dari sisi menarik perhatian saja, belum ke tahap conversion yang bis membuat audiens melakukan tindakan.
Menurut TheConversion, perusahaan digital agency Jakarta, dengan banyaknya konten yang ada saat ini, maka audiens memiliki 2 pilihan, yakni untuk berhenti dan engage atau pergi begitu saja meninggalkan konten yang kamu buat. Di posisi inilah peran konten kreatif thumbs stopping bermain.
Jika goals kamu adalah menarik perhatian audiens, maka kamu perlu membuat konten kreatif yang thumbs stopping. Tapi ada hal yang perlu diingat, yakni tujuan utama dari memiliki konten kreatif untuk content marketing di sosial media adalah untuk menarik perhatian audiens, membuat followers berhenti untuk melihat keseluruhan konten yang kamu posting dan yang terpenting adalah membuat audiens terlibat dengan konten yang sedang kamu posting.
Berikut ini merupakan 6 aspek kreatif yang perlu kamu perhatikan untuk membuat konten yang thumbs stopping menurut digital agency Jakarta, yakni TheConversion. Yakni :
- Headline
Atau dikenal juga dengan judul, merupakan salah satu aspek yang membuat seseeorang berhenti untuk membaca konten buatanmu. Maka dari itu, TheConversion, salah satu digital agency di Jakarta berpesan, pastikan untuk membuat headline yang sederhana, namun tetap mampu menarik perhatian. Namun yang perlu diingat dari pembuatan headline ini adalah jangan menggunakan clickbait.
- Layout
Perhatikan hirarki pada desain, karena hal tersebut mempengaruhi fokus mata ketika user melihat konten buatanmu. Jangan membuat layout yang terlalu kompleks, karena bisa membuat user menjadi pusing serta tidak tertarik dalam membaca konten buatanmu.
- Font
Pemilihan font juga merupakan suatu hal yang penting untuk diperhatikan dalam pembuatan konten kreatif yang thumbs stopping, terlebih jika konten buatanmu jenisnya text based dan bukan visual based. Digital agency Jakarta, yakni TheConversion berpesan, pilihlah maksimal 3 jenis font dalam mendesain sebuah konten.
- Colour Palette
Palet warna juga turut mempengaruhi persepsi pembaca terhadap brand milikmu. Maka dari itu, kamu bisa menggabungkan beberapa warna senada dan warna yang kontras pada desainmu.
- Foto
Foto juga bisa menjadi aspek thumbs stopping dalam konten kreatif yang kamu buat. Foto bisa menjadi pendukung dalam storytelling kontenmu serta bisa membantu deskripsi produk maupun meme untuk komunikasi yang lebih santai.
- Lagu atau Musik
Lagu dan musik pada sebuah konten video menjadi aspek yang penting, karena lagu bisa membuat seseorang teringat dengan konten tertentu dan menjadi aspek thumbs stopping, khususnya untuk konten video.
Demikianlah pembahasan mengenai apa itu konten kreatif thumbs stopping serta aspek apa saja yang perlu diperhatikan dalam pembuatan konten kreatif tersebut. Semoga informasi yang disampaikan oleh TheConversion, salah satu digital agency di Jakarta dalam kesempatan ini bermanfaat untuk kamu.
Follow sosial media @tconversion untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan dunia digital marketing saat ini dan kunjungi www.theconversion.com untuk mendapatkan update informasi melalui berbagai artikel.
Dan jika kamu butuh konsultasi mengenai strategi digital marketing untuk bisnismu, hubungi TheConversion. Karena TheConversion merupakan salah satu digital agency Jakarta yang sudah memiliki pengalaman menghandle lebih dari 200 brand ternama di Indonesia sejak tahun 2012.
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Digital Agency Gading Serpong - Media sosial merupakan media online, dimana para penggunanya bisa de ...
Memasuki quarter kedua di tahun 2023, sudahkah kamu menyadari perubahan trend apa saja yang terjadi pada salah satu platform sosial media dengan banyak pengguna, yakni Instagram? ...
Jika diingat kembali, Aplikasi TikTok diluncurkan pada September tahun 2016 oleh Zhang Yiming di Neg ...