Loading

Bahaya-nya Keyword Stuffing
16-01-2023 by Author

Cari Tahu Apa Itu Keyword Stuffing dan Tips Menghindari Keyword Stuffing -  idmetafora

Keyword stuffing adalah sebuah praktik memasukkan kata kunci dengan jumlah banyak atau berlebihan di dalam artikel dengan tujuan untuk mendapatkan rangking pertama di halaman Google dan dapat meningkatkan traffic website.

Memang Google dalam melakukan indexing caranya dengan mencari kata kunci yang sesuai dengan apa yang dicari pengguna.

Tetapi, untuk saat ini Google akan memberikan nilai buruk kepada artikel yang memiliki keyword tidak wajar. Artinya, konten yang memiliki kualitas rendah dan tidak bermanfaat bagi pengguna, akan sulit menduduki rangking di halaman pertama Google.

Memang kata kunci merupakan salah satu faktor yang membuat konten SEO menjadi baik. Melalui kata kunci ini, artikel akan memperoleh peringkat yang bagus serta mampu meningkatkan traffic situs Anda.

Namun, bukan berarti kamu boleh memasukkan kata kunci tersebut secara berlebihan. Karena akibatnya, pengguna yang membaca artikelmu akan menjadi tidak nyaman. Sehingga mereka akan cepat-cepat berpindah dari artikel Anda.

Apalagi sekarang Google semakin pintar, karena ketika menemukan artikel dengan kata kunci yang tidak wajar, maka nilainya pun akan langsung buruk. Artikel dengan kata kunci berlebihan akan sulit bersaing untuk ada di halaman pertama. Karena itu, sebagai seorang penulis artikel SEO, kamu sebaiknya tidak melakukan praktik tersebut.

Ciri-ciri keyword stuffing menurut Jasa Iklan Google Jakarta, yaitu :

  1. Banyak dijumpai kata-kata yang tidak nyambung dengan kalimat
  2. Banyak ditemui kata-kata diluar konteks
  3. Banyak kata-kata yang tidak relevan
  4. Banyak dijumpai kata-kata yang mengandung keyword pada artikel
  5. Artikel saat dibaca kurang enak terkesan memaksa

Bahayanya keyword Stuffing untuk SEO menurut Jasa Iklan Google Jakarta, yaitu :

  1. Website akan dianggap spam oleh Google karena terdapat banyak keyword yang ada pada artikel
  2. Ranking website akan turun dari SERP (Search Engine Result Page), sehingga sulit ditemukan oleh pengguna internet
  3. Menjadikan pengalaman pembaca buruk sehingga pengunjung website tidak akan mau berkunjung kembali ke website
  4. Angka bounce rate meningkat
  5. Jika sudah parah, website bisa indexing sehingga hilang dari halaman pencarian Google

Keyword Stuffing & How to Avoid it?

Contoh keyword stuffing

Nah agar lebih jelasnya Jasa Iklan Google Jakarta akan berikan contoh dengan stuffing keyword “makanan murah”.

"Bagi kamu yang sedang mencari makanan murah di Bandung, silahkan datang ke tempat kami yang memiliki makanan murah dan enak. Karena, disini hanya kami yang memiliki makanan murah dan tidak ada lagi yang lebih murah daripada kami. Yuk, hemat budget kamu dengan makanan murah ditempat kami.

Mengapa berbahaya?

Dengan adanya keyword stuffing hanya akan membuat website mendapatkan dampak buruk. Alasannya, karena praktik pemberian kata kunci secara berlebihan membuat Google akan menganggap website tersebut sebagai spam.

Kemudian, website yang termasuk spam tentu tidak bisa memenuhi kebutuhan pengguna. Maka dari sini sudah terlihat, jika Google tidak akan merangking dan memasukkan website-mu sebagai situs yang direkomendasikan. Bahkan bisa jadi Google malah akan menghapus website dari SERP (Search Engine Result Page).

Oleh karena itu, kamu harus mampu menghadirkan sebuah konten yang memang sesuai dengan kemauan para pembaca. Konten yang dihadirkan harus menjadi jawaban atau solusi bagi pertanyaan yang mereka miliki sebelum menemukan artikel kamu.

Sebenarnya, kamu bisa memanfaatkan jasa SEO untuk mengatasi masalah ini. Akan tetapi, pastikan jasa yang kamu pilih memang memiliki reputasi yang baik serta terbukti kualitasnya. Jika tidak, kemungkinan hasilnya akan menjadi buruk untuk situs atau artikel kamu sendiri.

Selain itu, Google juga akan menganggap sebagai spam, konten yang terindikasi menerapkan keyword stuffing dan juga bisa mengakibatkan user experience menjadi buruk. Para pengunjung website kemungkinan besar akan langsung pergi dan mencari rekomendasi informasi dari web lainnya.

Jika banyak pengunjung melakukan hal ini, sudah tentu akan menyebabkan bounce rate menjadi meningkat. Kesimpulannya adalah praktik pemberian keyword berlebihan sudah jelas dapat merugikan.

So, untuk kamu yang ingin memiliki artikel terbaik serta ANTI keywod stuffing, hingga dilirik oleh audience silahkan konsultasikan GRATIS bersama kami yaitu TheConversion.


Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu


24 August 2020

Digital Agency Gading Serpong - Media sosial merupakan media online, dimana para penggunanya bisa de ...

by Author
12 November 2020

Siapa sih yang disini tidak tahu dengan platform yang satu ini? Ya, aplikasi Tik Tok yang bisa digun ...

by Author
30 April 2024

Ad Discrepancy adalah perbedaan data analitik antara keddua belah pihak, contohnya seperti platform iklan dan pengiklan. ...

by Author