Berbagai Jenis Keyword Dalam Google Ads Search, Apa Saja?
Google Adwords atau yang dikenal juga dengan istilah Google Ads merupakan program periklanan online yang disediakan oleh platform Google. Melalui Google Ads, kamu bisa membuat iklan secara online guna menjangkau audiens yang tepat ketika mereka tertarik pada produk maupun layanan yang kamu tawarkan.
Salah satu digital agency di Jakarta, yakni TheConversion menjelaskan, Google Ads sendiri bekerja berdasarkan kaya kunci atau keyword yang dicari oleh pengunjung atau audiens. Dimana ketika user memasukkan keyword tertentu dalam search bar mesin pencarian Google, maka secara otomatis Google akan menampilkan produk yang terkait atau memiliki arti yang sama dengan kaya kunci tersebut.
Dan salah satu faktor penting dalam beriklan melalui Google Ads adalah jenis pencocokan atau match type dari keyword yang kamu targetkan. Google Ads sendiri memiliki 5 pilihan match type keyword yang sesuai untuk iklan bisnismu.
Apa saja? Mari simak penjelasan yang akan disampaikan oleh perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion dalam kesempatan kali ini.
- Exact Match
Melalui pencocokan keyword ini, iklan akan muncul ketika permintaan pencarian pengguna benar-benar tepat dengan keyword yang kamu targetkan.
Namun, meski demikian, ada pengecualian untuk aturan ini, yakni ketika user mecari dengan menggunakan varian keyword yang sangat dekat dengan kata kunci yang kamu targetkan. Jika hal tersebut terjadi, maka iklan tidak akan muncul.
- Phrase Match
Pencocokan keyword ini sebenarnya mirip dengan exact match, karena phrase match ini memunculkan iklan ketika permintaan pencarian user sesuai atau mendekati keyword yang kamu targetkan.
Namun menurut TheConversion, yakni salah satu digital agency di Jakarta, phrase match juga memunculkan iklanmu ketika user memasukan keyword tambahan sebelum atau sesudah keyword utama.
- Broad Match
Match type keyword ini akan menunjukan kata kunci dengan jangkauan yang lebih luas, atau secara garis besar mendekati keyword yang kamu targetkan. User umumnya akan melihat iklanmu jika mereka menggunakan kata sinonim, mencari kata-kata penawaran yang berbeda, menggunakan pencarian dengan long tail keyword yang berhubungan dengan kata kuncimu serta ketika mereka salah salam mengeja kata.
- Broad Match Modifier
Adalah persilangan antara broad dan phrase match. Dimana jenis keyword ini menawarkan kendali penargetan pada tingkat yang lebih tinggi daripada broad match, karena iklan tidak akan muncul ketika pengguna mencari dengan menggunakan kata sinonim atau yang relevan dengan keyword milikmu.
TheConversion, perusahaan digital agency Jakarta juga turut menggaris-bawahi, dalam match type keyword ini pencocokan keywordnya juga tidak seperti phrase match yang mana iklan hanya akan muncul ketika user melakukan pencarian keyword dengan kata atau frase yang berbeda.
- Negative Match
Terakhir adalah negative match yang memungkinkanmu untuk membuat permintaan yang bisa menghentikan tampilan iklan. Pencarian ini berpotensi menyimpang dari keyword yang kamu targetkan.
Tapi ada hal lain yang secara spesifik mungkin akan merujuk pada brandmu. Dan ditahap selanjutnya, sebaiknya kamu membuat susunan keyword untuk mengetahui kata kunci mana saja yang bisa digunakan dan tidak, kata kunci yang perlu diubah untuk menghasilkan konversi dan mana yang tidak perlu.
Masing-masing match type keyword tersebut pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Namun secara umum, mengkombinasikan kelimanya adalah cara yang bisa kamu lakukan.
Tapi kombinasi match type keywordn ini juga harus disesuaikan dengan kebutuhan agar bisa mendapatkan keseimbangan antara jumlah pencarian dengan relevansi keyword. Sehingga menurut TheConversion, salah satu digital agency Jakarta, dengan demikian iklanmu di Google Search bisa menjadi semakin optimal.
Tertarik untuk menggunakan Google Ads sebagai salah satu strategi dalam digital marketing bisnis maupun brandmu?
Hubungi digital agency Jakarta, yakni TheConversion dengan mengunjungi website kami di www.theconversion.com. TheConversion merupakan perusahaan performance marketing agency di Indonesia yang dipimpin oleh Motivator Financial Revolution di Indonesia, yakni Tung Desem Waringin.
Saat ini, TheConversion sudah memiliki 200 client yang sudah mempercayakan pemasaran digitalnya pada kami serta merasakan hasilnya. Seperti BCA, Indosat, Kapal Api Group, Marjan Boudoin, Optik Seis, Excelso, Novell Pharmaceuticall dan beberapa perusahaan lainnya.
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Berkembangnya dunia pemasaran digital saat ini memang membuat banyak orang berbondong-bondong untuk menjadi influencer. ...
Instagram adalah platform media sosial yang populer di seluruh dunia dan terus berkembang dengan fitur-fitur baru yang inovatif. Salah satu fitur terbaru yang diperkenalkan oleh Instagram adalah Collaborative Collection, yang memungkinkan pengguna untuk mengumpulkan dan berbagi konten dalam koleksi yang dapat dibagi dengan pengguna lain. ...
Strategi Email Marketing yaitu retention email. Secara singkat strategi retention email adalah cara untuk menjaga pelanggan yang sudah ada ...