Buat Konten Video Viral Di Sosial Media, Ini Tipsnya!
Produksi konten yang menarik, baik gambar maupun video memang tidak bisa dilepaskan dari strategi digital marketing yang terus berkembang belakangan ini. Saat ini, konten gambar bergerak, baik motion maupun video mendapatkan lebih banyak perhatian audiens.
Terlebih saat ini ada banyak platform konten berupa video yang mendapatkan banyak tempat di hati publik, seperti Facebook, YouTube, Instagram dan TikTok. Lantas, bagaimanakah cara untuk membuat konten video menyebar dengan cepat dan menjadi viral?
Menurut perusahaan digital marketing di Tangerang, yakni TheConversion, hal utama yang harus diperhatikan adalah sebagai seorang kreator Anda harus lebih dulu menentukan channel atau platform sosial media apa yang ingin digunakan untuk merilis konten video tersebut.
Hal ini merupakan bagian dari strategi digital marketing yang perlu dipertimbangkan. Karena pemilihan platform yang ingin digunakan berkaitan erat dengan teknik serta durasi dari konten video itu sendiri.
Dalam kesempatan kali ini, TheConversion akan membahas mengenai keunggulan dari 2 platform sosial media yang umumnya digunakan untuk berbagi konten video dan menjadikannya viral. Untuk itu, mari simak penjelasannya berikut ini.
Konten Video Untuk YouTube
YouTube menjadi platform sosial media untuk berbagi video dengan durasi yang lebih panjang jika dibandingkan dengan Instagram maupun TikTok. Untuk membuat konten video yang Anda buat bisa viral atau trend di platform ini, ada beberapa trik yang perlu diaplikasikan. Yakni :
- Penulisan Judul
Buatlah judul yang menarik serta mengundang rasa penasaran audiens untuk melihat video Anda. Namun, buatlah judul yang singkat dan jelas.
- Thumbnail Sebagai Wajah Video
Jangan lupa untuk memberikan gimmick atau cuplikan gambar video yang akan digunakan sebagai thumbnail untuk mengundang lebih banyak penonton. Tapi yang perlu diperhatikan dari trik ini adalah jangan sampai ada kebohongan.
Maksudnya adalah jangan sampai tampilan pada gambar dan cuplikan video dalam thumbnail nyatanya tidak sesuai.
- Konten Video yang Smartphone-Friendly
Tidak bisa dipungkiri jika di tengah perkembangan digital saat ini banyak orang yang tidak bisa lepas dari penggunaan smartphone. Untuk itu Anda perlu membuat konten yang membuat audiens nyaman untuk menonton dari smartphone.
Ketika membuat thumbnail, text pada gambar harus bisa terbaca oleh penonton sehingga informasinya bisa tersampaikan. Selanjutnya, tambahkan juga subtittle. Penambahan subtittle ini dapat membantu menyampaikan informasi dari konten Anda, terlebih bagi penyandang tuna-rungu.
Konten Video Untuk TikTok dan Instagram
Kedua platform sosial media ini berbeda dengan YouTube, karena pada TikTok dan Instagram ada keterbatasan durasi video dan waktunya sangat singkat. Meskipun kedua platform ini berbeda, namun keduanya memiliki beberapa kemiripan. Salah satunya adalah fitur Reels yang mirip dengan TikTok.
Dalam fitur Reels di Instagram, durasi video maksimal selama 60 detik atau 1 menit. Sedangkan untuk aplikasi TikTok, durasi maksimalnya bisa sampai 3 menit.
Dibalik singkatnya durasi video tersebut, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Anda sebagai seorang kreator. Karenanya, ketika Anda memutuskan untuk meng-upload dan mempublikasikan konten video pada kedua platform ini, Anda perlu membuat konten 'auto-viral' berkualitas tinggi dengan transisi yang cepat.
Sehingga Anda benar-benar perlu memperhatikan teknis dasar agar konten video yang dibuat bisa berkualitas. Untuk itu, simak beberapa trik yang perlu diperhatikan berikut ini.
- Sebagai kreator Anda harus bisa mengajak penonton untuk merasakan kebahagiaan serta informasi tambahan dari video yang diproduksi. Tentukan alur dan tema video beradasarkan cerita ataupun pengalaman yang ingin dibagikan.
- Agar tidak monoton, Anda bisa memberikan ritme pada konten guna membangkitkan emosi penonton. Seperti dengan eskpresi wajah hingga transisi yang selaras dengan musik.
- Jika masih pemula, Anda bisa memanfaatkan beberapa fitur pada aplikasi editing video guna membantu proses produksi konten video tersebut.
Disamping sisi teknis, sebagai kreator Anda juga harus bisa menentukan tema besar video. Tentukan tujuan awal dari pembuatan konten video lebih dulu, lakukan riset dan rencanakan pembuatan video tersebut.
Jika semua hal dasar ni sudah Anda ketahui sebagai kreator video, selanjutnya mulailah untuk menggali skill untuk menguasai teknik produksi hingga editting video. Tapi jika Anda tidak ingin repot memproduksi konten, sebagai pemilik brand Anda dapat memanfaatkan jasa social media marketing dan bekerja sama dengan TheConversion.
Yakni salah satu perusahaan performance marketing agency di Indonesia yang dipimpin oleh Motivator Financial Revolution di Indonesia, yakni Tung Desem Waringin.
Saat ini, The Conversion sudah memiliki 200 client yang sudah mempercayakan pemasaran digitalnya pada kami serta merasakan hasilnya. Seperti BCA, Indosat, Kapal Api Group, Marjan Boudoin, Optik Seis, Excelso, Novell Pharmaceuticall dan beberapa perusahaan lainnya.
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Ketika berbicara tentang cara menggunakan Facebook sebagai alat pemasaran, Anda perlu memahami ada dua arah utama, ...
Pengguna internet modern menginginkan akses informasi yang cepat dan efisien, dan jika website kamu lambat, mereka akan segera meninggalkannya ...
Saat ini Marketplace adalah platform bisnis yang paling diminati oleh para pebisnis. Situs belanja online ini semakin hari semakin diminati. ...