Ingin Membuat Konten Kreatif Thumbs Stopping? Ini Tipsnya!
Apakah kamu sering scrolling sosial media ketika memiliki waktu luang?
Saat kamu berselancar di halaman home sosial media, tentu ada konten yang menarik perhatian dan ada juga yang tidak. Namun, pernahkah kamu mengalami kondisi ketika scrolling secara cepat karena tidak ada konten yang menarik perhatianmu, tiba-tiba kamu menemukan konten yang membuat jempolmu berhenti scrolling dan pada akhirnya kamu melihat serta membaca keseluruhan konten tersebut karena sangat menarik perhatianmu?
Konten inilah yang disebut dengan konten kreatif yang thumbs stopping. Dimana jika diartikan secara garfiah, konten kreatif yang thumbs stopping berarti konten yang mampu memberhetikan jempolmu saat scrolling di sosial media.
Berbicara mengenai konten kreatif yang thumbs stopping, TheConversion, salah satu digital agency di Jakarta mengatkan bahwa konten kreatif ini nyatanya memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk menarik perhatian dari audiens sosial media brand bisnis milikmu. Terlebih persaingan konten kreatif di era digital seperti saat ini memang semakin ketat.
Sebagai pemilik brand, kamu juga dituntut untuk bisa menjadi seorang content creator dan memproduksi konten untuk bersaing dengan ribuan, bahkan jutaan konten kreatif lainnya untuk menarik perhatian dari audiens. Banyaknya konten kreatif yang bertebaran di sosial media saat ini membuat audiens memiliki 2 pilihan, yakni berhenti dan melakukan engagement atau pergi begitu saja dan meninggalkan konten yang sudah kamu buat.
Disinilah peran dari konten kreatif thumbs stopping bermain. Apalagi jika goals yang ingin kamu capai adalah menarik perhatian audiens. Maka digital agency Jakarta, yakni TheConversion menyarankan kamu untuk membuat konten yang thumbs stopping.
Selain itu, perlu diingat juga bahwa tujuan utama dari memiliki konten kreatif sebagai bentuk strategi content marketing di sosial media adalah untuk menari perhatian audiens serta membuat followers berhenti untuk melihat keseluruhan konten yang kamu posting. Dan yang paling penting adalah membuat audiens terlibat dengan konten yang kamu posting.
Dimana maksud terlibat disini bisa hanya meninggalkan komen sampai dengan melakukan tindakan, seperti membeli produk yang kamu promosikan dalam postinganmu. Dan umumnya, tipe-tipe konten kreatif yang thumbs stopping adalah konten yang berkualitas tinggi, menarik, tepat waktu dan yang paling penting adalah relevan.
Lantas, apakah ada tips khusus dalam pembuatan konten kreatif yang thumbs stopping?
Menurut digital agency Jakarta, yakni TheConversion, ada 2 hal utama yang perlu diperhatikan dalam pembuatan konten kreatif yang thumbs stopping, yakni kombinasi visual dan copywriting. Keduanya merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari satu sama lain, karena sifatnya yang saling melengkapi.
Jika keduanya memiliki kualitas yang bagus, maka kamu bisa mendapatkan konten kreatif yang thumbs stopping. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kamu praktekan dalam pembuatan konten kreatif yang thumbs stopping, yakni :
- Buat Headline yang Powerful
"Kamu hanya memiliki 3 detik untuk menangkap audiensmu, jadi kontenmu harus thumbs stopping."
Dari pernyataan tersebut, sangat jelas bahwa kamu harus memiliki hooking point agar audiens bisa tertarik dengan konten buatanmu dalam 3 detik pertama.
Dan salah satu faktor penting yang harus kamu perhatikan adalah dengan membuat headline yang powerful sehingga audiens langsung berhenti ddan membaca keseluruhan kontenmu. Dengan headline yang kuat, maka brand-mu juga akan memiliki kesan yang abadi dan audiens akan mengingat hal tersebut.
- Improve Visual Konten
Selain memiliki headline yang powerful, penampilan visualo konten juga turut mengambil peran penting. Maka dari itu, TheConversion, perusahaan digital agency di Jakarta menghimbau kamu untuk memastikan hal yang ada di dalam visualmu jelas, sehingga audiens tidak perlu menginterpretasikannya dalam waktu yang lama.
Hindari juga memasukkan teks yang terlalu banyak dalam visualmu, karena hal ini akan membuat audiens menjadi bingung serta membuat tampilan visual menjadi terlalu penuh. Ingat, buatlah visual yang sederhana namun tidak membosankan.
- Buat Konten yang Smartphone Friendly
Rasanya hampir semua orang menggunakan smartphone dan menghabiskan screen time menggunakan gadget tersebut. Maka dari itu, ketika proses pembuatan konten, pastikan bahwa konten tersebut terlihat bagus di perangkat seluler, terutama smartphone. Buatlah konten yang smartphone friendly agar dapat dijangkau dan diihat oleh banyak audiens.
- Punya Call To Action yang Kuat
Tidak hanya harus memiliki headline yang powerful, kamu juga perlu menyisipkan Call To Action yang kuat dalam konten buatanmu. Penggunaan Call To Action bertujuan untuk bisa meningkatkan engagement antara audiens dengan konten yang kamu buat, serta melakukan tindakan yang kamu harapkan.
Konten dengan Call To Action, juga bisa membantu pelanggan untuk tidak menebak-nebak apa yang harus mereka lakukan selanjutnya.
- Pastikan Audiens Bisa Menemukan Kontenmu
Pastikan jika audiensmu bisa menemukan kontenmu dengan mudah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan hashtag. Melalui hashtag, audiens yang tidak mem-follow akun brand milikmu juga bsa menemukan konten yang kamu buat serta dapat mengikuti topik tertentu.
Semakin banyak orang yang menemukan kontenmu, maka akan semakin banyak juga audiens yang berhentu melihat kontenmu. Selain itu, penggunaan hashtag juga merupakan cara efektif dan bebas biaya yang mudah digunakan untuk meningkatkan visibilitas brand bisnis milikmu.
Karenanya, digital agency Jakarta, yakni TheConversion berpesan, jangan lupa untuk melakukan research dan sesuaikan hashtag dengan brand bisnismu sebelu memastikan kata apa yang akan ada di dalamnya.
Intinya, konten sosial media merupakan hubungan antara brand dan audiens. Jadi, meskipin kamu sudah membuat konten yang thumbs stopping, jangan berharap kamu akan mendapatkan hasilnya hanya dalam semalam, karena semuanya butuh proses.
Maka dari itu, TheConversion, salah satu digital agency di Jakarta berpesan, pastikan jika konten thumbs stopping yang kamu buat adalah konten yang berkualitas tinggi, relevan dengan audiens dan memiliki timeline posting dan publish yang konsisten dari waktu ke waktu.
Dapatkan konsultasi gratis terkait content marketing dalam strategi digital marketing untuk bisnismu bersama dengan perusahaan digital agency Jakarta yang sudah berpengalaman sejak 10 tahun terakhir dan meng-handle lebih dari 200 brand ternama di Indonesia, yakni TheConversion.
Informasi lebih lanjut, kunjungi www.theconversion.com atau follow sosial media TheConversion di @tconversion . Sampai jumpa di kesempatan lainnya!
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
TikTok adalah platform media sosial yang populer yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi video pendek. Aplikasi ini telah menjadi platform yang penting bagi bisnis untuk menjangkau audiens baru, membangun kesadaran merek, dan meningkatkan penjualan. ...
Sosial media menjadi bagian tak terpisahkan bagi kehidupan. Dampak sosial media terhadap kesehatan mental yang perlu kita pahami dan kelola dengan baik. ...
Untuk memahami efektivitas strategi pemasaran mereka, para pelaku media sosial memiliki sekutu yang kuat di sisi mereka, yaitu data media sosial. ...