Loading

Mau buat Strategi Konten Marketing? Ini Tahapannnya!
27-07-2022 by Author

Seperti halnya makhluk hidup, sebuah konten hidup dalam siklus kehidupan yang berbeda, tergantung pada jenis kontennya. Dimana menurut digital agency Jakarta, yakni TheConversion, cara terbaik untuk memahami siklus ini adalah dengan memvisualisasikannya sebagai objek yang konkret.

Karenanya, ketika hendak membuat strategi konten marketing, kamu perlu memahami lebih dulu apa itu sklus konten. Siklus konten sendiri merupakan sebuah proses yang pasti dilalui oleh sebuah konten digital dari yang semula tidak ada menjadi ada. Dimana sifatnya sendiri dinamis serta memiliki perbedaan.

Selain itu, TheConversion, perusahaan digital agency Jakarta juga menjelaskan, siklus konten juga didefinisikan sebagai tahapan yang dilalui sebuah konten, mulai dari pembuatannya sampai konten tersebut dihapuskan. Ada banyak tahapan yang perlu kamu lalui dalam pembuatan konten itu sendiri, namun yang menjadi kuncinya adalah konsistensi.

Karena itulah, dalam kesempatan ini perusahaan digital agency Jakarta akan membagikan 7 tahapan yang perlu dilalui sebagai bagian dari strategi content marketing. Apa saja tahapan-tahapannya? Mari simak ulasannya berikut ini.

  • Ideation

Atau dikenal juga sebagai tahap penggagasan. Tahapan ini merupakan fase yang harus didahulukan, karena di tahap ini semua orang yang terlbiat dalam produksi konten harus berada di ruang yang sama untuk mendiskusikan mengenai konten seperti apa yang akan dibuat.

Pada tahap ini, kamu juga perlu membuat semacam aturan atau SOP yang bisa dijadikan pedoman bagi timmu ketika sedang merumuskan gagasan. Sehingga ide yang diperoleh akan selalu konsisten dan sesuai dengan karakteristik bisnismu.

  • Creation

Setelah menggagaskan sebuah ide bersama, maka tahap selanjutnya yang perlu kamu lalui adalah creation atau mewujudkan konten tersebut. Semua ide maupun yang sudah didapatkan pada tahap pertama harus diimplementasikan pada tahap ini.

Karena creation merupakan tahap yang paling memlerlukan banyak waktu, bahkan kamu perlu memberikan lebih kepada content creator agar konten yng dihasilkan lebih berkualitas.

  • Contribution

Selanjutnya adalah tahap kontribusi, TheConversion, perusahaan digital agency Jakarta menjelaskan bahwa sebagain besar tahapan dalam kontribusi kembali pada pedoman atau aturan yang sudah dibuat dalam tahap ideation atau penggagasan.

Selama tahap kontribusi ini, akan ada banyak orang yang ikut terlibat, mengedit, meninjau maupun menambahkan konten. Karena itu, kamu perlu memastikan jika semua orang yang terlibat sudah paham dengan visi-misi perusahaan, siapa saja target audiensnya dan bagaimana tone of voice dari brandmu itu sendiri.

Namun yang perlu kamu ingat adalah batasi orang-orang yang terlibat, pilih yang memang kompeten dan memiliki kapasitas dalam setiap tanggung jawabanya. Karena terlalu banyak orang yang terlibat hanya akan membuat konten menjadi kehilangan fokus.

Jadi dalam tahap ini, tim harus selalu berpedoman dengan aturan maupun SOP yang sudah kamu buat sebelumnya dalam tahapan penggagasan.

  • Storage

Menurut perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion, tapap storage ini berhubungan dengan bagaimana cara kamu untuk menyimpan konten yang sudah dibuat. Ingat, kamu mungkin akan memproduksi konten dalam jumlah yang sangat besar dan dalam jangka waktu tertentu.

Karenanya, kamu memerlukan tempat penyimpanan yang bisa memudahkanmu dalam mencari konten tersebut sewaktu-waktu ketika dibutuhkan.

  • Versioning

Tahap ini berhubungan dengan bagaimana cara kamu untuk mengedit konten, karena mengingat dalam siklus konten ada banyak orang yang terlibat, maka kontenmu pun mungkin akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu karena adanya saran dan masukkan yang diberikan.

Namun, tahap versioning ini bisa memungkinkan kamu melacak evlousi konten dari yang paling awal sampai dengan versi paling baru. Dan ketika versi terbaru dari konten yang kamu buat ternyata tidak sesuai dengan harapan, maka kamu bisa kembali ke versi sebelumnya dengan mudah karena adanya tahap ini.

  • Publication

Bentuk dari publikasi sendiri ada beragam, karena bisa dalam berbagai bentuk. Konten yang kamu buat pun bisa dipublikasikan sebagai artikel, landing page, email marketing, video, info grafis bahkan podcast sekalipun.

Semuanya tertantung pada siapa target audiens yang dituju dan konten itu sendiri. Maka dari itu, setelah kamu menentukan format apa yang diinginkan dari konten tersebut, selanjutnya pastikan untuk mengujinya dalam berbagai platform publikasi untuk memastikan kualitasnya.

  • Analyzation

Terakhir ada analyzation atau tahap pengulangan. Setelah kamu mempublikasikan kontenmu, maka artinya kamu perlu meganalisis konten tersebut. Menurut digital agency Jakarta, yakni TheConversion, beberapa konten mungkin perlu dihapus jika performanya memang mengecewakan.

Kamu bahkan juga perlu mengarsipkan beberapa konten sebagai bagian dari 'kenangan' bagi brand maupun bisnismu. Singatknya, konten yang disimpan ini bisa berfungsi sebagai bukti bahwa kamu memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam bidang industri tersebut.

Kedepannya, konten ini juga bisa kamu gunakan sebagai referens ketika kamu akan membuat konten serupa. Jadi, setelah proyek konten berikutnya muncul, siklus ini pun akan terus terulang kembali.

Itulah tahapan siklus konten yang merupakan bagian dari strategi content marketing bagi sebuah bisnis. Jika kamu butuh konsultasi dan kerja sama mengenai penyusunan strategi digital marketing ini, kamu bisa menghubungi perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion.

TheConversion sendiri sudah berpengalaman dalam menghandle lebih dari 200 client ternama di Indonesia sejak 10 tahun terakhir. Kunjungi www.theconversion.com untuk informasi lebih lanjut dan dapatkan berbagai update mengenai perkembangan dan fenomena digital marketing saat ini melalui Instagram @tconversion.


Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu


23 August 2021

  Sebagai salah seorang yang memiliki usaha dan ingin menerapkan promosi melalui media promo ...

by Author
31 August 2022

Jika berbicara membahas mengenai proses pembuatan konten, tahukah kamu jika langkah paling awalnya adalah membuat konten pilar? ...

by Author
29 June 2023

Brand image sendiri merupakan rangkaian fitur yang membuat suatu merek atau perusahaan terbilang ‘unik’ dari kompetitor. ...

by Author