Menghitung Biaya Iklan Google Sesuai Budget, Intip Caranya Disini!

Berbicara mengenai biaya iklan menggunakan Google Ads, tentunya tidak bisa diukur secara sembarangan. Karena ada cara untuk menghitung perkiraan biaya iklan untuk bisnis Anda di platform Google Ads.
Untuk Anda yang penasaran mengenai biaya pemasangan iklan melalui platform Google Ads, The Conversion, salah satu digital agency di Jakarta akan menjelaskan cara mudah untuk menghitungnya bagi Anda. Namun sebelumnya, ada baiknya jika Anda memahami beberapa poin penting dalam melakukan perencanaan iklan agar bisa memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan.
Keyword

Poin pertama yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pembuatan iklan serta mengetahui perkiraan biaya iklan elalui Google Ads adalah pemilihan keyword. Karena setiap keyword memiliki harga yang berbeda, semakin bagus keyword yang digunakan umumnya biaya iklannya pun semakin mahal.
Maka dengan kata lain, pemilihan keyword dengan tingkat pencariaan yang tinggi serta berpotensi berada di peringkay atas harganya lebih mahal dibandingkan keyword biasa.
Pencarian Kata
Semakin tinggi intensiras pencarian keyword, maka harga iklan yang perlu dikeluarkan pun akan semakin mahal. Hal ini dipengaruhi oleh intensitas dan relevansi pencarian kata.
Namun yang perlu dicatat dalam poin ini adalah, intensitas pencarian keyword yang tinggi akan membuat iklan yang Anda pasang menjadi lebih efektif. Untuk mengetahuinya, Anda bisa menggunakan fitur tool UberSuggest.
Cost Per Click
Anda bisa memafaatkan tools UberSuggest kembali dalam poin ini. Karena iklan di Google Ads bisa Anda ketahui dengan menyiapkan cost per click dari keyword yang disuggest oleh Google.
Ekspeektasi CTR

CTR sendiri merupakan Click Through Rate, yakni perbandingan antara jumlah klik terhadap jumlah tayangan iklan. Jika Anda masih belum bisa memastikan biaya iklan melalui Google Ads untuk bisnis, maka Anda bisa megetahuinya melalui ekspektasi CTR ini.
Untuk rumusnya sendiri sebenarnya bebas, tergantung harapan Anda pada jumlah klik terhadap jumlah penayangan iklan sendiri. Namun, digital agency Jakarta yakni TheConversion akan memberikan sedikit gambaran pada Anda. Jika jumlah iklan yang tayang adalah 200, maka ketika pengunjung yang melakukan klik sebanyak 10 orang, maka CTR-nya adalah :
(20/100) X 100% = 20%
Penghitungan Biaya Iklan
Memasuki poin terakhir, maka artinya sekarang adalah waktu untuk menghitung biaya iklan di Google Ads. Untuk rumusnya sendiri adalah sebagai berikut :
PERKIRAAN ANGGARAN IKLAN = Volume Penelusuran Bulanan X CTR (Cost Per Click) X Ekspekasi CTR
Melalui perhitungan tersebut, Anda bisa mengetahui berapa estimasi biaya iklan untuk periode 1 bulan.
DItulah cara menghitung biaya iklan melalui Google Ads yang bisa Anda lakukan dalam mempromosikan bisnis maupun brand Anda. Selain menggunakan Google Ads, ada beberapa pilihan jenis iklan lainnya untuk digunakan atau diterapkan dalam strategi digital marketing bisa Anda.
Ingin mengetahui perkiraan biaya iklan secara digital yang tepat serta pilihan iklan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda?
Hubungi digital agency Jakarta, yakni The Conversion dan konsultasikan kebutuhan digital campaign untuk bisnismu bersama kami secara GRATIS dengan mengunjungi www.theconversion.com atau follow social media TheConversion di @tconversion.
TheConversion sendiri merupakan salah satu perusahaan digital agency di Jakarta sekaligus performance marketing agency yang di pimpin oleh Motivator Financial Revolution di Indonesia, yakni Tung Desem Waringin.
Saat ini, The Conversion sudah memiliki 200 client yang sudah mempercayakan pemasaran digitalnya pada kami serta merasakan hasilnya. Seperti BCA, Indosat, Kapal Api Group, Marjan Boudoin, Optik Seis, Excelso, Novel Pharmaceuticall dan beberapa perusahaan lainnya.
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Saat ini platform youtube bisa digunakan di seluruh dunia tidak hanya di Indonesia. Tentunya aplikas ...
Facebook Ads salah satu metode pemasaran yang cukup efektif. Ketahui kesalahan iklan di Facebook di bawah ini. ...
Native Marketing seperti menampilkan iklan tanpa mengganggu pengguna internet yang tak menyukai tampilan iklan pada laman yang mereka kunjungi. ...