Pahami Keyword Youtube Disini!
Jasa Iklan Online Jakarta | Sebagai youtuber pemula mencari tahu mengenai cara riset keyword YouTube adalah hal yang sangat penting. Pasalnya, keyword atau kata kunci merupakan senjata utama agar video kita mudah ditemukan dan mendapatkan banyak viewers.
Dengan kata kunci yang tepat, Anda bisa membantu Google untuk menyajikan konten sesuai dengan search intent target audiens. Apabila relevan dengan keinginan mereka, maka bukan tidak mungkin video Anda akan ditonton ulang hingga menjadi trending di YouTube.
Riset Keyword YouTube adalah cara menemukan kata kunci (kata atau frasa) yang sering digunakan orang lain untuk mencari video YouTube. Secara sederhana, riset kata kunci YouTube ini sama seperti riset kata kunci untuk blog atau website.
Video Anda berpeluang muncul di ranking teratas YouTube, jika Anda tahu kata kunci yang tepat. Dengan cara menambah viewer YouTube yang satu ini, Anda punya kesempatan untuk mendapatkan lebih banyak viewers.
Selain itu, melakukan riset kata kunci juga bisa jadi sarana untuk menemukan ide topik konten yang menarik. Sebagai contoh, keyword “tips ootd” ternyata memiliki keyword turunan “tips ootd hijab” dll. Jadi, alih-alih hanya membuat tips ootd secara umum, Anda bisa juga bisa membuat konten tips ootd yang lebih spesifik untuk pemula.
Pada intinya, riset keyword YouTube adalah aktivitas riset kata kunci yang biasanya dilakukan untuk membuat konten pada blog maupun website.
Menurut Jasa Iklan Online Jakarta, youTube memiliki cara kerja yang sama dengan Google. Secara algoritma, YouTube akan menampilkan video yang paling banyak dicari oleh penggunanya. Oleh dari itu, riset kata kunci YouTube ini dilakukan agar suatu video berpeluang bisa mendapatkan kedudukan teratas di YouTube.
Secara sederhana, algoritma YouTube akan menampilkan video yang disesuaikan dengan minat audiensnya.
Seberapa penting riset untuk keyword youtube?
1. Bisa mengenal jenis video yang sering dicari
Dengan riset kata kunci YouTube, Anda bisa mengetahui video yang paling banyak dicari di YouTube. Riset kata kunci YouTube juga memungkinkan Anda untuk menentukan prioritas manakah video yang perlu diunggah lebih dulu. Meskipun bisa membuat video sesuai dengan keinginan, tetapi ada kemungkinan bahwa video tersebut tidak akan banyak ditonton.
Berbeda dengan video yang dibuat dari hasil riset keyword YouTube, karena bisa membuat video sesuai dengan topik yang paling banyak diminati oleh audiens. Jadi, hasilnya pun akan lebih maksimal.
2. Bisa memudahkan audiens menemukan video
Jika membuat video sesuai dengan cara riset keyword YouTube, maka audiens yang sudah ditargetkan akan lebih mudah menemukan video Anda. Dengan menargetkan kata kunci yang tepat, maka Anda bisa memperkecil tingkat persaingan dengan ribuan video yang setiap hari diunggah di YouTube. Video yang dibuat pun akan berpeluang mendapatkan klik lebih banyak.
3. Bisa meningkatkan jumlah Penayangan
Dengan menggunakan kata kunci YouTube yang tepat, Anda bisa mendapatkan ranking teratas di hasil pencarian YouTube dan meningkatkan jumlah penayangan. Hal tersebut juga berkaitan dengan algoritma YouTube yang akan menampilkan video dengan jumlah penayangan terbanyak. Tentunya, dengan riset keyword yang tepat, video akan lebih banyak mendapatkan exposure dari YouTube untuk ditampilkan kepada lebih banyak audiens.
Cara riset keyword youtube menurut Jasa Iklan Online Jakarta, yaitu :
1. Tentukan Daftar Topik
Pertama, cara riset keyword YouTube adalah menentukan daftar topik konten yang ingin dibuat menjadi YouTube video, bisa dengan mencari referensi melalui penelusuran pada kolom pencarian YouTube maupun Google. Jika sudah menemukan referensinya, bisa menentukan daftar topik sebanyak-banyaknya. Bahkan, bisa menulis semua kata kunci yang ditemukan dari hasil pencarian di YouTube atau Google.
2. Filter Topik
Berikutnya yaitu memfilter topik dengan menyesuaikan hasil terbaik. Dari hasil filter tersebut, akan didapatkan beberapa kata kunci YouTube saja. Usahakan untuk memilih kata kunci yang benar-benar memiliki estimasi hasil terbaik dan juga memiliki audiens yang besar. Kemudian, pastikan juga agar kata kunci relevan dan sesuai dengan jenis bisnis Anda.
3. Cari Tahu Search Volume dari Keyword
Mulai mencari tahu volume search kata kunci. Pastikan untuk memilih kata kunci dengan volume pencarian (volume search) yang tinggi. Hal ini bertujuan agar konten Anda lebih berpotensi untuk mendapatkan viewers lebih banyak.
4. Analisis Video Kompetitor
Lakukan analisis konten video pada kompetitor, cari yang paling relevan dengan konten yang ingin Anda buat. Hal ini penting dilakukan agar Anda bisa menemukan perbedaan, sehingga dapat membuat konten yang berbeda dari kompetitor. Tentunya dengan begitu, konten Anda akan lebih menarik di mata audiens. Analisis kompetitor bisa dimulai dari menonton beberapa video mereka, catat kelebihan dan kekurangannya, kemudian pelajari hal-hal yang bisa diterapkan pada video Anda.
5. Optimalkan Keyword
Maksimalkan kata kunci YouTube dengan menerapkan konten yang berkualitas, buatlah konten menarik yang berhubungan dengan minat audiens yang ingin dituju. Video yang berkualitas juga bisa menghasilkan penonton setia, bahkan menjadi subscribers channel YouTube. Anda juga perlu totalitas dalam membuat konten, agar menarik bagi audiens.
So, untuk content creator pemula di YouTube bisa catat dan simpan informasi diatas serta jangan lupa scroll informasi menarik lainnya disini.
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Google Trends adalah tools penyediaan layanan yang memungkinkan penggunanya untu ...
Dalam era digital yang begitu kompetitif, kemampuan untuk menonjol di media sosial merupakan aset berharga bagi individu dan bisnis. Digital agency Jakarta, yakni TheConversion menyebutkan bahwa salah satu keterampilan kunci yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan di dunia ini adalah copywriting untuk sosial media. ...
Whatsapp menjadi aplikasi pesan yang paling diminati oleh banyak pengguna, maka ketika whatsapp merilis fitur baru sudah dipastikan menjadi hal sangat ditunggu. ...

