Loading

Teknik Persuasi Dalam Copywriting, Bagaimana Cara Menerapkannya?
14-10-2022 by Author

Pada kesempatan sebelumnya, perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion sudah pernah membahas mengenai rahasia dibalik teknik copywriting dalam melakukan pemasaran bisnis secara digital. Dan dalam kesempatan kali ini, TheConversion akan kembali membahas mengenai teknik copywriting namun dengan pembahasan yang berbeda.

Yakni mengulas mengenai beberapa teknik persuasi dalam menerapkan copywriting. Seperi apa dan bagaimana cara menerapakannya? Mari simak tips yang akan dibagikan dalam kesempataan kali ini.

Sebelumnya, digital agency Jakarta, yakni TheConversion akan membahas kembali mengenai apa itu copywriting terlebih dahulu. Copy atau teknik copywriting merupakan sebuah teknik dimana seseorang menulis dengan tujuan untuk menarik pembaca guna melakukan sesuatu atau membangkitkan emosi mereka.

Saat ini, ada banyak teknik copywriting yang bisa dilakukan dan diterapkan, khususnya dalam kegiatan pemasaran secara digital. Salah satunya adalah dengan menggunakan teknik persuasi.

Karena teknik ini merupakan salah satu teknik yang paling penting dalam bidang copywriting. Melalui teknik ini, kamu dituntut untuk bisa mengajak atau membuat pembaca melakukan sesuatu yang diinginkan. Dan berikut ini adalah beberapa tips untuk menerapkan teknik persuasi  dalam copywriting.

  • To The Point

Tips yang pertama untuk menerapkan teknik persuasi dalam copywriting adalah ringkas dan to the poin, karena dalam membuat teks copy yang sifatnya persuasif kamu tidak memiliki banyak space karakter dan harus menuliskannya seefisien mungkin namun tetap menarik untuk dibaca.

Jangan membuat teks yang terlalu bertele-tele atau memberikan terlalu banyak informasi yang tidak terlalu diperlukan. Ingat, pada dasarnya teknik persuasif dalam copywriting digunakan untuk mengajak calon konsumen guna melakukan aksi dan umumnya berupa tranaksi.

  • Buat Copywriting dengan Baik Tanpa Kesalahan

Tips kedua agar teknik persuasi dalam copywriting-mu berhasil adalah patikan jika kamu sudah menuliskan teks tersebut dengan baik, tanpa ada kesalahan sekecil apapun. Karena copy ini yang akan menjadi fokus utama audiens nantinya, sehingga usahakan jangan sampai ada kesalahan sedikitpun.

Ketika kamu membuat kesalahan, seperti typo atau semacamnya, maka hal ini bisa berdampak buruk pada penawaran produk dan bisa saja membentuk kesan buruk dimata konsumen. Untuk itu, TheConversion, digital agency Jakarta berpesan, pastikan kamu sudah cukup jelas ketika menuliskan teks dengan teknik persuasi ini.

Serta hindari penggunaan kata-kata yang ambigu dan buat audiens langsung mengerti apa yang ingin kamu sampaikan pada teks tersebut, bahkan hanya dalam sekali melihat.

  • Spesifik

Tips selanjutnya adalah dengan menjadikan teks copy yang kamu buat sespesifik mungkin. Karena hal ini merupakan salah satu syarat utama teknik copywriting yang menarik agar audiens mau melakukan action yang kamu harapkan.

Dan secara umum hal ini dikarenakan seseorang kurang tertarik pada sesuatu yang sifatnya general. Mereka lebih tertarik dan menarik perhatian pada informasi-informasi detail yang sifatnya sangat spesifik.

Karena itu, kamu bisa mengeluarkan detail-detail menarik dari produk yang seharusnya bisa menarik minat konsumen untuk melakukan action, seperti membeli, berlangganan ataupun sekedar membuka website untuk menambah traffic.

Hal ini juga memiliki hubugan dengan penulisan copy yang efektif dan efisien, seperti poin pertama. Jika teks copy yang dituliskan bertele-tele dan ambigu, hal ini akan membuat audiens menjadi kesulitan dalam mendapatkan pesan yang coba kamu komunikasikan sehingga berakhir dengan tidak melakukan action apapun.

Dan perlu diingat, dalam dunia pemasaran kamu dituntut untuk menarik perhatian konsumen dalam waktu sesingkat mungkin.

  • Relevan dan Menarik 

Relevan menjadi sifat yang wajib ada dalam teks copywriting-mu dan relevan disini tidak hanya pada produk saja. Karena pastinya hal ini secata otomatis hanya sudah relevan karena kamu sedang mempromosukan produk terseut.

Namun, perusaahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion berpesan, selain pada produk, kamu juga harus memikirkan relevansi dengan audiens. Dan salah satu yang paling mudah disesuaikan adalah usia dari audiensmu.

Kamu harus membuat copywriting yang bahasa yang sesuai dengan target audiensmu. Relevansi ini juga bisa diputuskan berdasarkan ranah produk yang sedang dikampanyekan. 

  • Gunakan Judul Berkualitas

Meskipun judul atau headline tidak termasuk dalam teknik copywriting yang sifatnya persuasif, namun judul bisa menjadi gerbang pertama bagi seseorang untuk mau melakukan action, seperti klik atau setidaknya mengunjungi iklan yang kamu buat.

Kamu tidak bisa memungkiri jika judul merupakan hal yang pertama dilihat oleh audiens. Untuk itu, buatlah judul yang menarik dan berkualitas sehingga audiens bisa percaya bahwa promosi yang kamu sampaikan tersebut memiliki kesan yang positif.

Hindari penggunaan judul yang asal clickbait dengan isi yang kurang sesuai, karena hal ini hanya akan membuat promosimu menimbulkan konotasi buruk dimata beberapa orang.

  • Fokus Pada Manfaat

Teknik copywriting bisa dininlai efektif ketika audiens mampu menemukan solusi dari masalah mereka dalam kampanye produk yang kamu tawarkan. Karen seperti yang diketahui, ketika seseorang mengunjungi tokomu, artinya mereka membawa masalah yang berharap bisa diselesaikan.

Disinilah kamu bisa mengambil peran untuk menawarkan produk agar bisa menyelesaikan masalah tersebut. Dan cara paling tepat untuk bisa dilakukan adalah dengan menunjukkan manfaat yang dimiliki oleh produkmu.

Karenanya, ketika membuat teks copy yang bersifat persuasif sangat penting untuk terus berfokus pada manfaat, namun hindari untuk menjabarkan semua manfaatnya karena hal tersebut bukan termasuk persuasif. Jadi, perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion berpesan, gunakan beberapa kata saja dan langsung pengaruhi emosi pembaca yang menjadi target audiensmu.

Menutup pembahasan kali ini, perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion mengatakan, sebelum orang lain membaca tulisanmu, tentunya kamu merupakan orang yang pertama kali membacanya. Disini, sangat penting bagi dirimu sendiri untuk merasakan peruasi yang dibuat.

Karena jika kamu saja tidak bisa merasakannya, maka bagaimana dengan orang lain?

Untuk itu, pastikan kalau kamu sudah merasakan konten persuasi tersebut lebih dulu sebelum memberikannya kepada orang lain. TheConversion, digital agency Jakarta menyebut hal ini sebagai self qualitu control sebelum teks copy yang kamu buat dirilis atau diberikan kepada atasanmu.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu dan tips menerapkan teknik persuasif dalam copy writing yang dijelaskan digital agency Jakarta, yakni TheConversion dalam kesempatan ini bisa kamu terapkan dalam bisnismu.

Jika kamu membutuhkan konsultasi terkait strategi digital marketing untuk bisnismu, segera hubungi digital agency Jakarta, yakni TheConversion di www.theconversion.com dan dapatkan konsultasi GRATIS bersama kami.


Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu


31 August 2021

Berbicara mengenai visual konten dalam dunia digital marketing, hal pertama yang ada dalam benak And ...

by Author
24 June 2022

Munculnya sosial media TikTok jenis konten video cukup mendominasi isi timeline sosial media lainnya, seperti Facebook dan Instagram ...

by Author
27 February 2024

Analisis merupakan keharusan bagi siapa pun yang ingin serius dalam strategi pemasaran media sosial mereka. Ini terutama berlaku untuk Twitter. ...

by Author