AIDA, Teknik Jitu Dalam Copywriting Yang Wajib Tahu!

Pernah mendengar teknik AIDA dalam copywriting?
Digital agency Jakarta, yakni TheConversion menjelaskan, AIDA merupakan formula dalam penulisan yang sudah terbukti ampuh, khususnya untuk kegiatan pemasaran. Bahkan para marketer mengandalkan teknik ini untuk memperkenalkan produk maupun brand bisnisnya kepada publik, khususnya dalam kegiatan promosi dengan format teks.
Entah dalam media apapun, baik media konvensional maupun digital, seperti website dan sosial media. Dan untuk kamu yang menggeluti dunia copywriting, formula dan teknik AIDA merupakan kemampuan yang wajib untuk dikuasai.
Menurut perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion, membuat dan menulis teks iklan bukan hanya sebatas menjelaskan sesuatu kepada pembaca, melainkan lebih dari itu. Sehingga karenanya kamu hatus mampu membuat para pembaca merasa tertarik untuk menggunakan produk maupun jasa yang kamu tawarkan.
Lantas, bagaimanakah cara untuk menerapkan teknik AIDA itu sendiri?
Sebelum membahasnya lebih lanjut, mengawali pembahasan kali ini, TheConversion, salah satu digital agency Jakarta akan menjelaskan lebih dahulu mengenai apa itu AIDA agar kamu bisa memahaminya dengan lebih baik. Sehingga ketika menerapkannya nanti kamu tidak akan merasa kebingungan.
AIDA merupakan kepanjangan dari Attention, Interest, Desire dan Action, yakni formula dalam dunia copywriting yang membawa calon konsumen dari fase perhatian atau attention sampai melakukan suatu pembelian atau action. Keempatnya merupakan urutan fase pengalaman calon konsumen yang perlu kamu pahami juga kuasai.
Keempat istilah tersebut harus dijalankan secara runtut guna mendapatkan hasil yang diinginkan. Digital agency Jakarta, yakni TheConversion menjelaskan, dalam setiap fasenya diperlukan trik khusus agar mampu mengajak calon konsumen ke fase selanjutnya.
Jika terjadi kegagalan di salah satu fase bisa berakibat pada pengulangan fase sebelumnya bahkan kegagalan pemasaran. Tentunya kamu tidak menginginkan hal ini sampai terjadi bukan?
Singkatnya, teknik AIDA bisa kamu pahami sebagai pedoman dalam memperlakukan calon konsumen. Mulai dari menarik perhatian calon konsumen sampai meyakinkan mereka untuk melakukan apa yang kamu harapkan dan teknik ini juga termasuk dlam kategori soft selling.
Setelah memahami teknik AIDA dan fase-fase di dalamnya maka selanjutnya TheConversion, salah satu digital agency Jakarta akan membahas mengenai cara untuk menerapkkan teknik AIDA berdasarkan setiap fasenya. Namun yang perlu diingat, inti dari taknik AIDA adalah membuat tulisan yang tepat sesuai dengan fase pengalaman konsumen.

Attention
Teknik pertama diawali dengan menari perhatian atau attention calon konsumenmu. Dimana pada fase ini kamu bisa mengasumsukan jika calon konsumen masih awam dengan produkmu serta ada kemungkinan jika mereka tidak menyadari permasalahan yang dihadapi.
Dalam fase ini kamu juga belum perlu mencantumkan nama perusahaan, brand maupun produkmu secara spesifik. Karena terlalu terang-terangan dalam beriklan akan beresiko menimbulkan sikap defensive pada calon konsumen.
Digital agency Jakarta, yakni TheConversion menghimbau, fokus saja pada permasalahan yang dihadapi oleh calon konsumenmu dan berikan solusinya. Ingat, target dari fase ini adalah perhatian.
Interest
Setelah sukses dengan fase pertama, maka fase selanjutnya adalah menarik perhatian calon konsumen untuk mengintip dan mencaritahu produk maupun jasa yang kamu tawarkan. Tapi yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu fokus pada penawaran produk.
Karena dalam fase interest, perhatian utama harus selalu kamu arahkan pada kebutuhan konsumen. Jadi, dibandingkan menjelaskan spesifikasi dan kelebihan produk, lebih baik jelaskan mengenai manfaat apa saja yang bisa mereka dapatkan.
Tujuan dan target utama dari fase interest ini adalah membuat calon konsumen tertarik untuk mempelajari produk, jasa maupun brandmu. Triknya adalah dengan menonjolkan manfaat dan keunggulan produk dengan kata-kata yang menarik.
Kamu tidak perlu buru-buru, lakukanlah eksperimen dengan berbagai macam rangkaian kata untuk menarik perhatian calon konsumenmu.
Desire
Fase selanjutnya setelah kamu berhasil mendapatkan perhatian dan menumbuhkan minat dari calon konsumen adalah memperkuat keinginan calon konsumen untuk mencoba produkmu, yakni desire. Pada fase ini kamu akan melangkah lebih jauh dengan menjelaskan spesifikasi produk secara lebih terperinci.
Calon konsumen akan mempertimbangkan banyak hal untuk menggunakan atau meninggalkan produk yang kamu tawarkan. Mulai dari manfaat kualitas, harga, garansi dan lain sebagainya. TheConversion, salah satu digital agency Jakarta mengatakan, akan lebih baik jika kamu bisa memprediksi apa yang menjadi kekhawatoran calon konsumenmu.
Setelah itu kamu bisa mengambil alih kekhawatiran tersebut dengan keunggulan produk yang kamu miliki. Dan jika kamu berhasil untuk melalui fase ini, maka tinggal tersisa 1 langkah lagi untuk memperbesar peluang konversimu.
Action
Tahapan terakhir adalah action yakni merangsang calon konsumen untuk mengambil tindakan dan yang dimaksud dengan tindakan disini berupa pemesanan, pembelian, pengisian data dan lainnya. Dan aapun yang menjadi tujuan akhir dari copywriting-mu, inilah saat untuk melakukannya.
Dan dalam fase ini, digital agency Jakarta, yakni TheConversion mengatakan kamu harus bisa meyakinkan dan mengajak calon konsumen untuk segera melakukan tindakan. Jangan sampai konsumen berpikir ulang.
Karena jika hal tersebut terjadi kamu harus kembali ke fase sebelumnya atau desire. Untuk memperkuat teknik persuasi dalam fase ini, kamu bisa menggunakan kalimat ajakan atau perintah dengan lebih kuat.
Digital agency Jakarta, yakni TheConversion mengatakan, teknik AIDA tidak hanya berguna untuk merayu calon konsumen agar tertarik membeli produk maupun jasa yang kamu tawarkan saja. Ada keuntungan lain yang lebih dari itu, karena trik ini juga mampu menghadirkan pengalaman yang memuaskan di sisi konsumen.
Umumnya mereka tidak akan merasa terganggu oleh iklan yang kamu tujukan, karena di dalamnya kamu mampu menghadirkan solusi untuk mengatasi permasalahan yang ada. Jadi, apakah kamu masih ragu untuk menerapkan teknik ini dalam kegiatan promosi bisnismu?
Jika kamu memerlukan konsultasi lebih lanjut terkait berbagai strategi digital marketing untuk bisnismu, segera hubungi TheConversion dan dapatkan konsultasi GRATIS bersama kami!
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Pemasaran adalah kegiatan menawarkan, mempromosikan dan menjual produk atau jasa. ...
Social Commerce adalah media sosial yang telah bertransformasi dan berkembang menjadi sebuah wadah interaktif untuk melakukan transaksi jual beli dengan lebih mudah dan praktis. ...
Menurut ahli instagram dm meskipun telah menerapkan strategi digital marketing yang terencana dan eksekusi yang baik, hasilnya belum tentu signifikan ...