Cara Menggunakan Conversational Copywriting yang PERLU Kamu Tahu!

Masih memikat audiens dengan bahasa yang baku?
Sekarang bukan waktunya lagi, yuk tinggalkan style seperti itu. Menurut perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion, saat ini trik conversational copywriting menjadi trik yang lebih populer dalam dunia digital, khususnya di ranah sosial media.
Tidak hanya bisa memikat audiens saja, teknik ini juga bisa menciptakan kesan yang lebih personal sehingga tercipta interaksi yang lebih akrab antara brand dengan konsumen. Bahkan yang menarik, trik ini juga bisa kamu manfaatkan untuk perusahaan B2B yang selama ini dikenal dengan kesan resmi serta profesional.
Karena itulah, dalam kesempatan kali ini perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion akan membahas mengenai teknik conversational copywriting beserta dengan manfaat dan cara menggunakannya.
Untuk itu, mari simak ulasannya berikut ini agar konten yang kamu buat bisa lebih berdampak dan menarik dimata konsumenmu.

Conversational Copywriting Itu Apa?
Yakni teknik menulis copy layaknya berbicara. Karena melalui teknik ini, kamu bisa menghipnotis audiens dengan kesan yang lebih akrab layaknya mengobrol secara lisan.
Tentunya hal ini menjadi keunggulan tersendiri bagi konten yang kamu buat mengingat bahasa tulisan biasanya lebih baku dan kurang hidup, karena tidak memiliki rasa. Namun meskipun demikian, tidak semua kata bisa kamu tulis.
Tetap diperlukan penyesuaian selama mengetik agar kalimat yang kamu sampaikan tidak berlebihan, apalagi space di sosial media terbatas.
Lalu bagaimana dengan manfaat dari teknik penulisan ini? Seperti apa manfaat dari conversational copywriting?
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, melalui teknik conversational copywriting mampu memberikan kesan yang lebih akrab dan hangat antara brand dan audiens sehingga interaksi yang terjalin pun lebih luwes. Dan selain manfaat tersebut, ada beberapa manfaat lainnya dari teknik copywriting ini yang perlu kamu ketahui. Yakni :
- Cocok Digunakan Untuk Penulisan Konten Di Website
Sebuah brand idealnya memiliki website yang digunakan untuk membangun branding sekaligus memberikan kesan yang lebih profesional. Melalui teknik ini kamu bisa berinteraksi dengan mengunggah sejumlah informasi bagi audiens.
Mulai dari campaign, artikel-artikel yang relevan dengan brandmu hingga memperkenalkan produk terbaru. Dan konten website yang dibuat dengan tenik conversational copywriting ini bisa lebih mudah mempengaruhi alam bawah sadar audiensmu.
- Tepat Untuk Digunakan Di Sosial Media
TheConversion, salah satu digital agency di Jakarta menjelaskan, gaya penulisan conversational ini juga cocok untuk digunakan di sosial media, seperti Instagram yang singkat dan padat. Dibandingkan dengan artikel yang panjang lebar, konten sosial media lebih tepat menggunakan caption dengan gaya penulisan ini dan mampu untuk menarik audiens.
- Menunjukkan Empati
Manfaat selanjutnya adalah menunjukkan empati, sehingga audiens akan betah dengan konten yang kamu buat dan tidak hanya sekedar lewat saja. Kesan akrab yang tercipta dari teknik penulisan ini juga menjadi nilai tambah untuk brand bisnismu.
- Menghapus Jarak Antara Brand dan Audiens
Beberapa perusahaan, seperti B2B memiliki kesan yang sangat resmi sehingga terkesan menciptakan jarak dengan audiens. Tapi, jarak ini bisa dihapuskan tanpa menghilangkan kesan profesinalisme melalui teknik copywriting ini.
Terakhir, gaya bahasa yang lebih santai juga bisa membuat kontenmu terasa lebih fleksibel untuk berbagai kalangan.
Setelah membahas mengenai beberapa manfaatnya, sekarang mari beralih ke pembahasan mengenai bagaimana cara untuk menerapkan teknik conversational copywriting. TheConversion, perusahaan digital agency Jakarta mengatakan, pembuatan konten dengan teknik ini tidaklah sulit.

Karena konsepnya yang mirip dengan bahasa percakapan sehari-hari, jadi akan lebih mudah untuk diterapkan. Namun, tetap ada beberapa tips yang akan dibagikan oleh perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion untuk kamu dalam kesempatan ini.
Jadi mari simak penjelasannya berikut ini.
- Jangan Lupa Untuk Sesuaikan Dengan Target Market-mu
Poin pertama yang harus kamu ingat adalah target market. Ingat, gaya bahasa setiap orang tidaklah sama, karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti usia, tingkat pendidikan hingga hobi. Sehingga semakin spesifik target market-mu, akan semakin mudah juga dalam menentukan gaya bahasa yang cocok.
- Coba Gunakan Teknik Storytelling
Sepertinya hampir setiap orang suka bercerita dan mendengarkan cerita, sekalipun pembahasannya sederhana. Tapi jika dikemas dnegan tepat, maka sebuah cerita bisa terasa lebih menarik untuk disimak. Kamu juga bisa menerapkan teknik ini dalam conversational copywriting.
Dengan menerapkan teknik storytelling, kamu bisa menjadi lebih dekat dengan audiens melalui pembahasan-pembahasan yang ringan dan tidak hanya membuat kontenmu terlihat lebih menarik, tapi juga meningkatkan engagement di sosial media milikmu.
- Perhatikan Panjang Kalimatnya
Supaya lebih efektif, TheConversion, salag satu digital agency Jakarta berpesan untuk memperhatikan panjang kalimat yang kamu buat. Jangan sampai konten yang sudah dibuat terkesan monoton hanya karena kalimat yang terlalu panjang.
Apalagi untuk konten sosial media yang space-nya memang terbatas. TheConversion menyarankanmu untuk membatasi jumlah kata dalam setiap kalimatnya, mulai dari 10 hingga 13 kata saja perkalimat.
Angka ini bukanlah patokan pasti, jadi kamu juga bisa menyesuaikannya lagi dengan kebutuhan. Serta pastikan kalimatmu tidak berbelit agar audiens bisa memahami informasi yang kamu sampaikan dengan mudah.
- Sesuaikan dengan Kondisi
Ingat, teknik copywriting ini identik dengan kesan yang santai, sehingga lebih mirip seperti percakapan sehari-hari. Meskipun demikian, ada saatnya juga kamu memerlukan gaya penulisan yang lebih formal, khususnya jika membahas mengenai hukum, kesehatan dan keuangan.
Karena itulah, TheConversion, digital agency Jakarta menghimbaumu untuk bisa menyesuaikannya dengan kondisi serta kebutuhan.
Bagaimana, apakah pembahasan mengenai teknik conversational copywriting ini sudah cukup jelas dan memberikanmu gambaran mengenai manfaat juga cara menggunakannya?
Dapatkan konsultasi gratis mengenai kebutuhan digital marketing untuk bisnismu bersama dengan perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion dan kunjungi www.theconversion.com untuk mendapatkan update terbaru seputar informasi dunia digital marketing.
Tags
Recent Articles
31 January 2025
22 January 2025
28 September 2024
Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu
Mempertahankan bisnis di tengah pandemi memang tidak bisa dianggap mudah. Terlebih hingga saat ini p ...
Social media report digunakan untuk mendukung strategi dan keputusan yang dibuat berdasarkan data dengan informasi yang jelas. ...
Brand Equity adalah sebuah nilai lebih yang dimiliki oleh perusahaan dibandingkan dengan perusahaan kompetitornya atau sejenisnya. ...