Loading

Gunakan Psikologi Marketing Untuk Buat Konten Yang Menarik!
23-06-2022 by Author

Berkembangnya dunia digital saat ini memang membuat banyak orang bisa membuat sebuah konten dengan mudah. Tapi tahukah kamu jika untuk membuat sebuah konten yang menarik diperlukan kemampuan menganalisa pasar yang tepat?

Membuat sebuah konten tidak hanya semata-mata membuat caption dan mempersiapkan design saja. Tapi juga diperlukan proses analisa pasar agar konten yang kamu buat bisa sesuai dengan audiens maupun target marketmu.

TheConversion, perusahaan digital agency Jakarta menyebutkan, analisa pasar yang perlu kamu lakukan diantaranya adalah melohat kebutuhan pasar, target pasar hingga saingan yang ada di pasar tersebut. Maka dari itu, sebagai seorang content marketer, kamu perlu menerapkan psikologi komunikasi agar konten yang dibuat bisa tersampaikan dengan baik.

Namun sebelum berlanjut mengenai cara menggunakan psikologi marketing dalam proses pembuatan konten, kamu perlu memahami lebih dulu mengenai psikologi marketing itu sendiri. Jadi, apa yang dimaksud dengan psikologi marketing?

Perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion menjelaskan, psikologi marketing merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mempromosikan produk maupun jasa yang kamu tawarkan. Namun, dalam menerapkan psikologi marketing ini ada beberapa kendala yang umum dihadapi dimana letaknya pada masalah pemahaman mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan dalam proses pembuatan konten.

Maka dari itu, dalam kesempatan kali ini TheConversion, salah satu digital agency di Jakarta akan menjelaskan mengenai 5 cara untuk menggunakan psikologi marketing supaya konten yang kamu buat jadi lebih menarik. Apa saja? Mari simak ulasannya berikut ini.

  • Tunjukkan Social Proof atau Case Study

Meskipun dunia digital sudah mengalami perkembangan yang pesat dan media sosial menjadi platform yang efektif untuk digunakan sebagai media promosi, namun hingga saat ini masih banyak audiens yang percaya dengan produk dari promosi yang dilakukan secara langsung.

Hal ini dikarenakan audiens akan lebih aware jika kamu menghipnotis mereka dengan promosi yang menarik. Maka dari itu, jangan lupa untuk menunjukkan case studi secara langsung dalam konten promosi yang kamu buat.

  • Manfaatkan Psikologi Warna

Tahukah kamu jika warna menjadi bagian paling penting dalam memainkan psikologi audiens?

TheConversion, perusahaan digital agency Jakarta menjelaskan, hal ini dikarenakan warna bisa meningkatkan rasa penasaran tentang suatu produk yang sedang dilihat. Seseorang akan melihat produk baru setelah 90 detik yang 90%-nya didasarkan pada penilaian dari warna yang digunakan brand tersebut.

Karena itulah pemilihan warna menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan, mulai dari design website, gambar untuk brosur, materi post di sosial media hingga konten video sekalipun.

  • Gunakan Content Rule 80 Per 20

Aturan 80 per 20 menjadi bagian besar dari proses peningkatan strategi konten melalui sosial media. Aturan seperti apa yang dimaksudkan?

80 per 20 merupakan strategi dalam pembuatan konten, dimana 80% isinya adalah untuk mengedukasi dan 20% sisanya digunakan untuk mempromosikan produk. Cara ini efektif untuk membangun interaksi dengan audiens melalui sosial media dan meningkatkan kebutuhan promosi.

  • Lakukan Pemasaran yang Konsisten

Produk yang dikenal oleh audiens dan publik menjadi tuujuan yang memang ingin dicapai dan diinginkan oleh setiap brand. Bahkan tidak sedikit brand yang rela melakukan berbagai cara untuk bisa memperkenalkan brandnya untuk meningkatkan brand awareness terhadap produk mereka.

Salah satunya adalah dengan memnbuat konten sosial media, karena cara ini dianggap paling efektif dalam memperkenalkan produk ke audiens. Tapi sayangnya, pemasaran yang konsisten seringkali luput dari penerapan strategi ini.

Agar produk maupun brand-mu lebih dikenal oleh audiens, ada hal yang perlu kamu ngat sebelum melakukan promosi, yakni buatlah konten, baik foto maupun video secara konsisten. Tujuannya adalah agar informasi yang kamu sampaikan bisa diingat oleh audiensmu.

  • Gunakan Model Persuasi

Melansir laman contentmarketinginstitute.com, perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion mengatakan, content marketer maupun content creator harus mampu menyiapkan konten yang sesuai dengan kebutuhan audiensnya. Tujuannya adalah untuk meyakinkan audiens serta memberikan motivasi kepada mereka agar tertarik dengan konten yang kamu buat.

Yang perlu diingat adalah konten yang efektif harus didasarkan pada penyampaian pesan yang relevan serta efektif. Tidak hanya itu, pesan-pesannya pun harus mudah untuk dipahami.

Demikianlah pembahasan mengenai cara menggunakan psikologi marketing dalam pembuatan konten yang menarik. Terakhir, perusahaan digital agency Jakarta, yakni TheConversion mengatakan bahwa semua bagian dari pembuatan konten dinilai sangat penting dalam menciptakan psilogi marketing.

Jadi, ketika kamu mengedukasi audiens dengan penyampaian yang menarik dan membuat penasaran, maka secara psikologi, audiens akan semakin tertarik dan berakhir memutuskan untuk melakukan pembelian terhadap produk yang kamu tawarkan.

Ingin menerapkan strategi content marketing untuk bisnismu?

Yuk konsultasikan dengan digital agency Jakarta, yakni TheConversion yang sudah berpengalaman dalam dunia digital marketing sejak tahun 2012. TheConversion sendiri sudah dipercaya lebih dari 200 brand ternama di Indonesia untuk bekerja sama dalam campaign digital marketing.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.theconversion.com atau follow sosial media kami di @tconversion!


Rekomendasi Artikel Menarik untuk Kamu


5 July 2022

Digital marketing menjadi solusi untuk mengembangkan bisnis Anda. Jasa digital marketing Depok The Conversion yang perlu Anda ketahui. ...

by Author
27 September 2022

Seorang content writer bertugas untuk menulis konten yang relevan dan jika copy writer adalah konten yang dituliskan lebih persuasif (ajakan). ...

by Author
12 November 2023

Kode referral Shopee adalah sistem yang memungkinkan para pengguna untuk mengajak teman-teman atau kenalan mereka untuk bergabung dengan platform e-commerce Shopee. ...

by Author